Bertemu Denganmu Saat Kau Bersamanya

24 2 0
                                        

Di pantai terlihat Sanskar dan Swara yang sedang duduk sambil menikmati pemandangan. Tapi Swara malah mengingat kenangannya bersama dengan Laks karena mereka dulu pernah ke sana.

"Swara aku sangat bahagia karena bisa menghabiskan waktu bersamamu. Dan aku akan menjadikanmu sebagai cinta pertama dan terakhir dalam hidupku. Aku sangat mencintaimu Swara," kata Sanskar tapi Swara tak mengatakan apapun.

Sanskar melihat ke arah Swara lalu memegang tangan Swara. Swara tersadar lalu dia melihat ke arah Sanskar.

"Swara apa kau baik-baik saja?"tanya Sanskar.

"Iya Sanskar," kata Swara.

"Tapi apakah kau tadi mendengarkan ku Swara?"tanya Sanskar.

"Aku........," kata Swara bingung harus menjawab apa karena dia tadi tak mendengarkan perkataan Sanskar.

"Sudah lupakan saja jika kau tak mendengarnya. Oh iya Swara, kenapa aku merasa kau tak setuju dengan perjodohan kita. Aku merasa kau terpaksa," kata Sanskar.

"Sanskar itu mungkin hanya perasaanmu saja. Mana mungkin aku terpaksa setuju dijodohkan denganmu. Aku hanya masih butuh waktu karena aku belum pernah jatuh cinta dan aku berusaha membuka hatiku untukmu. Aku yakin dengan berjalannya waktu aku akan bisa mencintaimu," kata Swara berbohong.

"Iya Swara aku mengerti. Maaf jika sikapku sudah berlebihan," kata Sanskar.

"Iya Sanskar tidak papa," kata Swara.

Swara dan Sanskar lalu mengobrol dan menceritakan tentang satu sama lain agar saling mengenal lebih jauh.

Dikantor terlihat Shekar yang datang ke ruangan Abhishek. Abhishek lalu menyuruh Shekar untuk duduk dan Shekar duduk.

"Ada apa Pak Abhishek memanggil saya?"tanya Shekar.

"Aku ingin meminta maaf padamu atas kejadian kemarin karena aku sudah mengancamu. Aku baru sadar kalau aku sudah membuat kesalahan. Jika kau masih tak ingin menerima perjodohan ini aku akan menerimanya dengan lapang dada. Aku juga akan pastikan kalau aku tak akan menyakiti atau menghancurkan keluargamu dan keluarga sahabatmu. Aku juga akan meyakinkan Sanskar untuk tidak mengganggu Swara ataupun mendekatinya. Tapi jika kau tetap menerimanya aku akan dengan senang hati menerima putrimu dirumahku dan bukan hanya sebagai menantu tapi aku akan menganggapnya sebagai putriku," kata Abhishek membuat Shekar terkejut sekaligus bahagia.

"Tidak Pak Abhishek. Aku menerima perjodohan putra dan putri kita karena putriku juga setuju dengan itu tanpa paksaan. Aku juga sangat senang mendengar Pak Abhishek akan menganggap putriku sebagai putri Bapak," kata Shekar.

"Iya Shekar. Itu saja yang ingin aku bicarakan padamu dan sekarang kau bisa pergi," kata Abhishek.

"Baik Pak," kata Shekar lalu pergi dari sana.

"Ternyata menjadi orang baik itu tak sesulit yang ku bayangkan. Sekarang aku tak akan egois dan hanya mementingkan rasa hormat lagi. Mulai sekarang aku akan menganggap semua orang itu sama tak ada perbedaan status," kata Abhishek yang ingin benar-benar berubah menjadi orang baik.

Siang harinya, Laks datang ke ruangan Ragini. Dia melihat Ragini yang masih bekerja padahal ini sudah waktunya makan siang dan sebentar lagi mereka juga akan pergi meeting.

"Ragini kenapa kau masih bekerja? Bukankah sebentar lagi kita harus pergi meeting dengan Pak Raghav Sharma?"tanya Laks.

"Aku sudah memberitahu Rohit dan dia yang akan pergi dengan Bapak," kata Ragini yang masih melanjutkan bekerja.

Laks menghampiri Ragini lalu menutup leptop Ragini agar Ragini berhenti bekerja. Ragini melihat ke arah Laks dan dia terlihat kesal.

"Pak apa yang Bapak lakukan?"tanya Ragini.

BAS TUJHSE PYAAR HOCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang