21

3.7K 397 16
                                        

"hayls.."gumam rian melihat kearah pintu

Sedangkan kaisar hayls yang melihat rian segera menghampiri dan memeluk rian

Rian yang di peluk tentu saja kaget,dan dia merasa bahu nya kini sedang basah,apakah kaisar hayls menangis?,pikirnya

"Kaisar hayls"panggil rian

"Jangan manggil aku kaisar,kenapa kamu lama sekali pergi nya"ucap kaisar hayls yang masih memeluk rian

"Gak lama ko itu"jawab rian

Kaisar hayls mendengar itu melepaskan pelukan nya lalu menyeka sisa air matanya,dan menatap rian tajam,rian yang di tatap tajam oleh kaisar hayls tentunya panik,orang kaisar yang dikenal kejam di kekaisaran juga,dengan segera rian mencoba menenagkan

"Apakah kekasih ku ini sangat rindu padaku?"tanya rian dengan tersenyum manis

Dijawab anggukan oleh kaisar hayls yang membuatnya jadi lucu dimata rian

"Pen gue karungin"batin rian menahan untuk tak mencubit kaisar hayls

"Maafin aku ya?"ucap rian

"Sebagai ganti nya kamu boleh minta apa saja"ucap rian lagi

Kaisar hayls mendengar itu tersenyum

"Entah tuan ini bego apa polos"batin sistem

"Kamu yakin?"tanya kaisar hayls

"Tentu"jawab rian yakin dan tersenyum






























































































"Kalau begitu menikah lah dengan ku"ucap kaisar hayls

"H-hah?,menikah?"kaget rian mendengar ucapan tersebut

"Ya,apa kamu tak mau?"tanya kaisar hayls

"Anjir dah sat set bener"batin rian yang terkejot

"Bu-bukan,cuma saya tak mau menikah sekarang"jawab rian cepat

"Ntar gue di amboxsing kan takut ngebayangin nya"batin rian yang membayangkan malam pertama

"Baiklah kalau itu mau mu"ucap kaisar hayls

"Bagaimana kalau kita jalan-jalan"ajak rian

"Kemana?"tanya kaisar hayls

"Hm,lihat lihat istana aja,kan aku belum tau jalan jalan istana"jawab rian

"Baiklah"sahut kaisar hayls lalu menggenggam tangan rian,keluar dari kamar
















transmigrasi?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang