BAB 9: Kutukan Keluarga Abraham

4.6K 207 9
                                        

Berta duduk dengan anggun berhadapan dengan Rosea. Terakhir kali mereka duduk berhadapan seperti adalah satun tahu lebih yang lalu, dan semuanya berakhir dengan tumpahan kuah soto di kepala Berta.

Setiap kali bertemu, Berta dan Rosea saling adu mulut, mungkin kali ini akan berakhir dengan hal yang sama.

Berta mengambil cangkir tehnya, menyempatkan diri untuk meminumnya, bola matanya yang berwarna brown itu tidak henti meneliti penampilan Rosea yang tidak berubah sedikitpun.

Harus Berta akui, Rosea adalah wanita yang cantik, wajahnya, gesture tubuhnya, hingga cara dia menatap, semuanya sangat cantik.

Kecantikan Rosea sempat berhasil membuat Berta salah paham dan berpikir jika Rosea mendekati Leonardo bermodalkan kecantikan wajah dan tubuhnya saja.

Berta sedikit menyesal pernah menghancurkan hubungan Leonardo dan Rosea. di masa lalu.

Sekarang  sudah terlambat, meski Berta menyesal, tetap saja tidak ada tempat bagi Rosea.

Meski Berta sudah tahu Rosea berasal dari keluarga baik-baik, dan bahkan bila meski pertunangan Leonardo dan Mikhaila kembali berakhir, Berta tidak akan pernah menerima keberadaan Rosea.

Bukan karena Rosea tidak masuk kualifikasi menantu yang ideal.

Masalah utama bagi Berta adalah, cara jatuh cinta Leonardo pada Rosea sudah di luar kendali dan tidak bisa masuk logika.

Berta sudah terbiasa melihat sosok putranya yang terhormat dan sempurna. Leonardo dilahirkan dan dididik untuk dipersiapkan menjadi pewaris yang tanpa cela.

Namun, semua kesempurnaan itu telah berubah semenjak Rosea meninggalkannya.

Leonardo menjadi tidak terkendali dan dia selalu menjadi keluar dari jalur kehiduapan yang biasanya.

Ini sangat berbahaya..

Berta khawatir jika Rosea menjadi segalanya untuk Leonardo, dia takut Leonardo menjadi boneka Rosea yang hanya akan patuh kepada Rosea dan tidak lagi sekuat dulu.

Berta tahu sudah berapa banyak uang yang Leonardo keluarkan untuk menemukan Rosea hingga membuat Leonardo mengambil beberapa tindakan gila dengan mengacaukan perusahaan Rosea hanya untuk membuat Rosea kembali ke Indonesia dan keluar dari persembunyiannya.

Kini Rosea telah muncul secara tidak terduga, mustahil jika kini Rosea bisa melepaskan diri dari Leonardo.

Berta risau, kehadiran Rosea menghancurkan pertunangan Leonardo dan Mikhaila, dan hak asuk Prince akan selamanya di tangan Mikhaila.

Bagi Berta, hal yang terpenting saat ini adalah Prince. Prince adalah pewaris selanjutnya setelah Leonardo. Anak itu harus berada dalam pengawasan yang baik dan hidup dilingkungan keluarga Abraham, bukan Mikhaila.

“Anda ingin berbicara apa?” Tanya Rosea memulai pembicaraan lebih dulu.

“Bagaimana kabarmu?” tanya Berta tidak lagi berbicara formal seperti sebelumnya.

“Kabar saya baik,” jawab Rosea dengan napas tersendat, Rosea tidak bisa menyembunyikan ketidak nyamanannya meski hanya duduk berhadapan dengan Berta.

“Saya minta maaf atas kejadian satu tahun yang lalu. Semuanya murni kesalahan saya hingga tidak sengaja membuat kekacauan, saya sudah terlalu gegabah menilaimu,” ucap Berta tidak terduga.

Rosea menelan salivanya dengan kesulitan. Rosea bisa menilai, dari cara Berta berbicara, dia adalah seseorang yang angkuh, dan bila orang angkuh seperti Berta meminta maaf, itu artinya kemungkinan telah terjadi sesuatu yang besar terjadi di masa lalu.

Obsession My-ExTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang