Lisa berlari dengan kaki pendeknya. Dia kemudian mengangkat kepalanya dan menatapnya " Paman! Siapa kamu? Kamu sangat tampan! "
".....! " Ketika park seo joon melihat seorang gadis kecil, dia tercengang.
Dia melotot kepada gongyoo dan berkata "siapa dia? Siapa anak kecil ini? Jangan katakan bahwa dia adalah anak perempuan mu dari wanita lain!"
Jika gongyoo adalah anak tertua ketiga dari keluarga yoo maka park seo joon adalah anak ketiga di keluarga park. Sedari kecil bersama membuat mereka seperti saudara.
Ketika gongyoo mendengar putrinya memuji tampan park seo joon, dia merasa sedikit cemburu. Oleh karena itu, dia menarik lisa untuk berada disisinya dan acuh tak acuh menjawab " Ya kau benar, dia putriku"
Park seo joon sangat kaget bahkan rahangnya sudah jatuh "tidak mungkin! Saudara ketiga, bagaimana mungkin kau memiliki anak dengan wanita lain? Apakah.... Apakah kau melakukan sesuatu yang tak tahu malu? Siapa ibunya? "
" Aku tidak tau. Gadis ini mendatangi aku sendirian "setelah gongyoo berbicara, dia kembali membawa lisa kemeja makan dan mengisi ulang sup untuknya. Ketika dia melihat ekpresi nya normal, tidak takut dengan kejadian jadi, dia merasa lega.
Lisa menatap park seo joon yang terkejut, dan tersenyum manis kepadanya " Senang bertemu dengan mu, paman. Aku lalisa yoo dan aku hampir 4 tahun, aku senang bertemu denganmu. Tolong jaga aku dimasa depan! "
Tidak ada yang bisa kebal dengan suaranya yang imut, park seo joon terpesona akan kelucuannya. Dia bahkan merasa iri kepada gongyoo.
" Saudara ketiga, luar biasa! Walaupun kau tidak berguna dalam segala hal, putri mu sangat menggemaskan! "
Lisa berkedip dengan mata yang besar dan lucu. Dia dengan manis berkata "paman, kamu sangat tampan. Kamu adalah paman tertampan yang pernah saya temui! "
Ketika park seo joon mendengarnya dia merasa sangat bahagia. Tanpa sadar dia merapikan rambutnya.
_karena semua orang mengatakan bahwa anak-anak tidak pernah bohong, pasti itu benar bahwa aku sangat tampan.
Gongyoo agak kesal karena putrinya memuji pria lain. Karena itu, dia mengejek. "Dia kamu anggap tampan? Kamu belum melihat dunia nak "
" Tidak peduli apa, aku lebih tampan dari mu sekarang, kan?" Park seo joon merasa bangga kepada dirinya sendiri. " Temukan dirimu dicermin dan lihat bayanganmu. Kamu akan menyadari bahwa selerah putrimu lebih baik dari pada kamu."
Lisa melompat dari kursinya, mengambil Mangku dan sepasang sumpit dan meletakkan diatas meja. Lalu dengan patuh berkata "Paman, makan"
Naluri kebapakan park seo joon meledak, yang dia pikirkan saat ini adalah betapa lucunya gadis kecil itu. Ketika dia memandangnya, hatinya terasa meleleh.
" Oke" Dia setuju dan duduk. Lalu, dia sengaja menggoda lisa "nama kamu lisa kan? Aku sangat kaya, dan suka gadis kecil menggemaskan seperti mu. Apakah kamu mau pulang dengan ku? Aku akan membesarkan mu dengan baik dan memastikan kamu mendapatkan makanan yang kamu inginkan. Kamu tidak perlu hidup bersama ayah tidak berguna"
" Pergilah! " Gongyoo menendangnya, dan menatap lisa. Dia ingin tau tanggapan lisa.
Lisa tidak pernah mengecewakannya, dia menggelengkan kepalanya dengan tegas , menolak tawaran park seo joon " Tidak peduli seberapa miskin ayahku, dia tetap ayahku aku ingin bersama dengannya."
Gongyoo merasa sangat tersentuh, putrinya tidak tergoda dengan tawaran itu.
Park seo joon langsung merasakan gelombang kecemburuan di hatinya. Meskipun gongyoo bangkrut dan tidak berguna, dia memiliki putri yang penurut. Itu juga bisa dianggap sukses.
Park seo joon tidak berhenti sampai disitu, dia mengeluarkan kartu kredit miliknya dari dompet dan melambaikan didepan lisa. Sambil tersenyum terlihat seperti seorang serigala yang hendak menculik gadis berkerudung merah, dia berkata " Apakah kamu tahu apa ini? Ini disebut dengan kartu kredit. Kamu dapat membeli apapun dengan ini. "
Lisa secara alami tau apa itu, tapi dia sedang berusaha menciptakan kesan yang baik dan polos pada park seo joon. " Bisakah paman membelikan beberapa pakaian untuk ayahku? Pakaiannya sudah tua "
Apa apaan ini? Malaikat macam apa dia?
Hal pertama yang dia pikirkan adalah ayahnya.
Gongyoo memandang lisa dengan tatapan seorang ayah yang baik hati . Saat mendengar kata-kata itu park seo joon merasa cemburu dan dengan cemberut dia berkata " Iya! "
" Bisakah pama membelikan makanan untuk ayahku? Dia sangat kurus, bahkan angin bisa menerbangkan dirinya "
Kecemburuan park seo joon semakin tinggi. " Mengapa kamu tidak membelikan sesuatu untuk dirimu? "
" Karena ayahku harus menjalankan hidup yang baik, jika ayah bahagia, aku akan ikut bahagia. "
Senyum cerah gadis kecil itu menerangi hati gongyoo seperti matahari, membuatnya hangat.
Park seo joon tidak mau mundur, dia terus menggoda lisa "jika kamu pergi denganku, maka aku akan memberikan kartu kredit ini pada ayahmu. Dia bisa membeli pakaian, makanan dan menjalani kehidupan dengan baik. "
"... " Lisa menatap kartu kredit itu dan menggigit bibirnya seolah dia di pertemukan dengan pilihan yang sulit.
" Kalau begitu.... Lalu, Jika aku pergi dengan mu, benarkah kau akan membiarkan ayahku hidup dengan baik? "
Ketika dia menatap mata polos gadis kecil itu, park seo joon bingung.
Apa sih? Aku sangat cemburu. Di mana aku dapat menemukan putri yang begitu bijaksana? Bisakah seseorang memberikan putri seperti ini kepadaku?
Park seo joon memukul meja dan berkata "saudara ketiga, berikan saja putrimu kepadaku. Orangtua ku terus mendesak ku untuk menikah dan memiliki anak. Mereka bahkan menyuruh ku melahirkan bayi perempuan untuk mereka. Sudah beberapa generasi sejak bayi perempuan tidak lahir di keluarga kami"
" Tidak mungkin! Bagaimana bisa aku memberikan putriku kepadamu? " Saat gongyoo berbicara, dia memeluk lisa dengan erat. Menempatkan nya di pangkuan dan melindunginya seolah olah, park seo joon adalah paman yang jahat.
Park seo joon menatap dengan remeh
" Hmmp ! kamu bahkan seorang pengangguran. Bisakah kamu mendukungnya? Kamu masih berhutang uang kepadaku, mengapa tidak membiarkan aku membesarkan putri mu untuk mu?"
Lisa menatapnya, menarik lengan baju gongyoo dan berkata " Ayah jangan berikan aku kepada paman"
" Aku tidak akan memberikan putri ku kepadamu. Jika kamu berusaha memilikinya aku akan melawan mu! "
"Hmmp! Kalau begitu awasi putri mu, jangan sampai memberikan ku peluang untuk menculiknya! "
"Kamu tidak akan memiliki kesempatan itu" Gongyoo mengeratkan pelukannya.
Dia pasti memenangkan hati park seo joon
Setelah selesai mencuci piring, gongyoo memanggil park seo joon untuk kebalkon dan menyalahkan rokok. Namun, dia menyadari bahwa dia memiliki anak dirumah sekarang. Dia tidak boleh merokok.Jadi dia memadamkannya dan berkata " Pinjamkan aku beberapa uang "
Park seo joon terkejut "sangat jarang bagimu meminjam uang kepadaku. Aku selalu ingin meminjamkannya kepadamu, tapi kau selalu menolak dengan kesombongan mu. Mengapa kamu berubah pikiran sekarang? "
" Aku tidak punya pilihan lain, ditambah beban semakin bertambah " Gongyoo menggenggam tangannya, dia harus membeli beberapa barang tambahan dan banyak hal.
Park seo joon mencemooh "bukan itu yang sedang kamu pikirkan kan. Aku rasa kamu sangat menyukai 'beban tambahan' mu ".
KAMU SEDANG MEMBACA
I become a burdensome child after transmigrasi Lisa Vers ( ongoing)
FanfictionSinopsis Lalisa kim meninggal pada hari ulang tahunnya yang kedelapan belas, dan dia berubah menjadi bayi lucu berusia empat tahun dalam novel sadomasochistik kuno. Saat dewasa, dia menjadi pasangan wanita yang kejam di dalam buku. Ini tidak cukup...
