pekerja kontruksi. 45-48

473 70 3
                                        

Lisa tidak bisa menahan tawa.

Baiklah, dia memang anak yang tangguh!

***

Keluarga park dengan antusiasme mengundang dua ayah dan anak itu untuk makan malam bersama. Setelah makan malam bersama, gongyoo masuk kedalam mobil keluarga park bersama lisa dan kembali kerumah.

Meskipun keluarga park tidak ingin lisa tinggal dirumah yang kumuh bersama gongyoo, bagaimanapun mereka ayah dan anak. Selain itu, lisa selalu menempel padanya, yang menandakan bahwa gongyoo adalah ayah yang baik. Oleh karena itu, keluarga park tidak menyuarakan oposisi.

Lisa dengan patuh duduk dibelakang bersama gongyoo. Sopir didalam mobil adalah seorang pria paruh baya yang terus mencuri pandangan kearah lisa melalui kaca spion. Pada akhirnya, dia tidak bisa menahan untuk tidak berseruh. "Tuan yoo, gadismu sangat imut. "

"Terimakasih paman" Jawab lisa dengan manis.

Pria itu mengganggap, sangat menggemaskan. "Terimakasih kembali ! tuan yoo aku benar-benar iri denganmu. Saya hanya memiliki Putra dan tidak memiliki seorang putri. Setelah melihat anakmu aku menjadi sangat ingin memiliki seorang putri. "

Siapa yang tidak ingin memiliki seorang anak yang lucu?

Gongyoo mengelus kepada mungil milik lisa, dia merasa bangga. Selain orang-orang yang berprasangka buruk terhadap lisa karena dia, semua orang langsung mencintainya setelah mereka bertemu.

Dia dengan serius berkata, " Ya itu tergantung pada takdir. "

"Ya, anak ini di takdirkan bersama mu! Ada pepatah yang mengatakan seorang putri adalah Permata yang berharga seorang ayah. tuan yoo, anda akan sangat beruntung dimasa depan! "

" Saya tidak yakin, apakah saya akan tetap beruntung atau tidak. Orang selalu mengatakan bahwa seorang anak perempuan akan  terpisah dengan ayah mereka setelah mereka tumbuh dewasa. Aku hanya takut ketika dia tumbuh dewasa, dia akan pergi dengan anak laki-laki lain dan meninggalkanku. " Saat berbicara gongyoo menatap lisa. Dia menghela nafas, berpura-pura kecewa.

Lisa terkiki dan memeluk lengannya. Dia dengan manis berkata, "ayah, aku tidak akan lari dengan anak laki-laki lain. Aku ingin bersamamu. Aku paling menyukaimu. "

Meskipun dia bukan sasaran dari kata-kata manis ini, namun sopir mengganggap mereka sangat manis.

Gongyoo menjadi sangat gembira. Apa yang dia dengar adalah kata-kata paling indah yang masuk ke telinganya. Dia menundukkan kepalanya, menatap lisa dan membelai kepalanya. "Ayah juga paling menyukaimu. "

Lisa mengusap wajahnya ketelapak tangannya, seperti anak kucing dan memberinya senyum cerah dan manis.

Pada saat mereka sampai di rumah, langit sudah gelap.

"Terimakasih telah mengantar lili dan ayah pulang, paman.Terimakasih atas kerja kerasmu." Lisa dengan sopan melambaikan tangannya.

Sopir itu terkekeh dan pergi.Yang bisa dia pikirkan adalah pulang kerumah dengan semangat dan berdiskusi dengan istrinya tentang rencana memiliki seorang putri.

Gongyoo membawa lisa menaikan tangga yang remang-remang. Lisa dengan penasaran bertanya. "Ayah, apakah kamu sudah menemukan pekerjaan? "

Gongyoo tidak menyangkah lisa akan menanyakan pertanyaan ini, jadi dia terkejut. Dia dengan cepat tersadar kembali dan menoel hidungnya. "Ayah punya satu, ayah akan punya uang untuk mendukungmu. Jangan khawatir! "

Lisa bertanya, "lalu, pekerjaan apa yang kamu temukan? "

Dia memang penasaran, ayahnya tidak memiliki kualifikasi pendidikan ataupun pengalaman kerja. Selanjutnya, semua netijen membencinya. Bagaimana mungkin dia mendapatkan perkerjaan?

 I become a burdensome child after transmigrasi Lisa Vers ( ongoing) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang