Masa lalu Ace

51 7 4
                                    

Ace POV
"Hei bocah kau baik baik saja. Woi jawab dong bocah, Keiwa, keiwa"

Setelah dia pingsan aku cepat cepat memanggil ambulans. Lalu setelah ambulans sampai aku menemani dia ke rumah sakit.

Didalam ambulans aku mbatin gini.

Waktu dia pingsan aku memang panik, dan aku kira keiwa nggak akan bisa kelelahan dan pingsan kayak gini.

Tapi ternyata aku salah, mungkin karena aku sering membanding bandingkan dia sama kakaknya.

Jadi inget waktu itu. Kalo kakaknya ada mungkin aku dimarahin karena terlalu keras sama dia kayak waktu aku sama junior baru.

Flashback

Hari ini adalah dimana aku pertama kali mengajar junior baru.
Aku males banget harus ngajarin junior yang baru padahal kan aku juga butuh belajar sendiri.

"Woi Ace, hari ini kamu pertama kali ngajar anak baru ya. Wih selamat ya, memang temenku ini paling keren. Jadi gimana kamu semangat nggak hari ini?."-Sato A.K.A kakak nya keiwa.

"Dih semangat apanya, mending aku dilatih sama Hiro sensei dari pada ngelatih anak baru. Ogah ah ngelatih anak baru, mending kamu aja to, sato". -Ace A.K.A sensei nya keiwa.

"Yaelah bukanya seneng dapet giliran pertama ngelatih anak baru, ni anak malah males.

Padahal kan banyak juga sensei kita yang belum dikasih kesempatan buat ngelatih anak baru, malah gak bersyukur. Memang ya si Ace itu pemalas banget"-Sato

(* lah si kakak sama adik sama sama manggil si Ace pemalas dong*)

"Lah waktu dikasih tahu panjang kali lebar, ni anak malah tidur. Dasar Ace pemalas, udah ah mending pergi aja dari pada ketularan virus pemalasnya Ace.

Woi Ace aku pergi ke tempat latihan dulu ya, buat latihan sama Emu sensei. Bye"-Sato

Dalam hati aku ngomong
Hih si Sato sukanya cerewet terus emangnya dia ibu ku apa. Cerewetnya mirip emak emak di pasar kalo nggosip.

"Woi Ace kamu dipanggil sama Hiro sensei tuh. Katanya kamu bakal di temuin sama anak baru itu yang nanti kamu ajar." Kata si temen depan kos ku, tapi aku nggak tau siapa namanya.

"Iya, aku mau ke sana kok teman yang aku lupa namanya".-Ace

"Parah lu Ace, gue itu sering ngingetin nama gue ke kamu lo. Sekarang inget baik baik nama gue. Nama gue itu Michinaga."-temen yang Ace lupa namanya.

"He eh nama kamu entah apa tadi. Udah lah aku pergi dulu , jaa na"-Ace

"Dasar si Ace"- temen yang Ace lupa namanya.

Setelah itu aku pergi ke tempat latihan untuk menghadap hiro sensei dan melatih anak baru yang sebenarnya males aku latih.
-
-
-
-
-
-
Waktu aku sampai di tempat latihan, aku lihat ada seorang cewek yang sedang berbincang bincang dengan hiro sensei.

Dari kelihatanya kayaknya mereka akrab banget bahkan sensei tertawa ketika ngobrol sama anak itu.

Lalu hiro sensei menatapku dengan tatapan tajam seakan akan menyuruhku untuk kesana.

Lalu aku pun kesana dengan perasaan malas. Setelah itu hiro sensei pun mengenalkan orang yang ada disampingnya.

"Perkenalkan ini keponakan dari istriku, namanya Neon. Dia belajar disini karena ingin menjadi kamen rider terkuat dan memenuhi impiannya. Oh ya dia masih pemula dalam hal ini, jadi mohon bantuannya ya Ace sensei". Kata hiro sensei sambil tersenyum sambil menahan amarah.

"Halo, Ace san nama saya Neon. Mohon bantuannya untuk 1 tahun kedepannya." Ucap gadis yang katanya namanya Neon.

"Oh iya mohon bantuannya juga" ujarku sambil tersenyum kesal dan menatap hiro sensei.

Lalu dalam hati aku bicara kayak gini. Ternyata hiro sensei nunjuk aku buat ngajarin keponakannya toh, pantesan mereka kelihatannya akrab. Mesti nanti kalo aku keras dikit sama dia pasti dia ngelaporin aku ke hiro sensei terus aku nggak akan disuruh ngajar anak baru lagi, yatta. Ujarku sambil tersenyum nggak jelas.

Lalu hiro sensei pun menerangkan apa yang harus aku ajari ke keponakannya itu. Dan berpesan padaku untuk mengajarinya dengan serius.

Lalu aku dan dia pergi ke tempat latihan dan pelatihan menjadi sensei pertamaku pun bermulai.
-------------------------------------------------------
*Maap ya kalo ada kesalahan penulisan*.
* Semoga kalian suka ceritanya*
*Buat yang udah baca dari awal sampai akhir tolong di vote ya*
*Jaa naa*

Watashi no heiwa (I Peace) •HIATUS SEMENTARA•Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang