Minji harus menggadaikan masa mudanya menjadi istri dosennya karena kecerobohan dirinya sendiri. Sementara dia memiliki kekasih dan tetap menjalin hubungan meskipun dia sudah menjadi istri dosennya.
Bagaimana kisahnya?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" Lo gak inget sama anak lo?" Tanya Ningning saat mereka sedang dugem di club.
" Ada baby sitternya."
" Lo jangan banyak minum alkohol Minji, lo ibu menyusui. Anak lo baru 3 bulan."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" Anak gue minum sufor. Bapaknya yang minum punya gue." Minji ngeyel saat di kasih tahu oleh teman-temannya.
" Kasihan anak lo Minji, ASI itu bagus untuk pertumbuhannya."
" Gak usah sok ceramahin gue deh, kalian gak tau rasanya kebebasan di rampas setelah nikah, lagian gue udah bilang sama suami gue kalau gue gak mau punya anak, lah dia malah nanam benih. Jadi ya itu urusan dia lah, gue cuma ngasih rahim aja."
Teman-temannya geleng-geleng, mereka berharap Minji segera menyadari kalau anaknya sangat berharga.
Minji pulang di antar Hiyyih karena dia mabuk berat. Soobin menatap Minji sambil menggendong bayinya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" Jam 2 lho ini." Soobin menyambut Minji dengan kalimat pendek.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.