"jalan yang jauh, jangan lupa tuk pulang" katanya
"Tapi pulang kemana?" Kataku
Rumah yang kau maksud seperti apa?
Apa yang beratap apa yang bisa mengelus lembut kepala?
Nyatanya,
Aku telah lama kehilangan tempat untuk pulang.
Kini aku sudah terbiasa
Aku kuat berdiri dengan kedua kakiku
Memeluk tubuh dan jiwaku
Lalu bercerita pada tuhanku
KAMU SEDANG MEMBACA
Kertas Pendengar
Short Story... hmm kalian mau cerita disini? yuuk cerita engk bisa lewat komentar bisa lewat DM pribadi ko... nanti cerita kalian kalau diijinkan kutulis di setiap part cerita ini... "betapa kehancuran rumah itu sangat berpengaruh kepada mereka yang mengalam...
