perempuan yang tak benar benar rapuh

5 1 0
                                        

Aku perempuan yang tak pernah selesai menjadi luka..

Perempuan yang terlalu sering berharap,
lalu ditinggalkan ditengah dia yang belum diAamiinkan.
Aku belajar tersenyum,
buka karena bahagia, tapi karena dunia tak peduli jika aku menangis.

Setiap malam aku pulang pada sunyi--
Memeluk diriku sendiri,
Menenangkan gemetar yang tak dimengerti siapa pun.
Tak ada tangan yang menggenggam,
Tak ada dada tempat bersandar,
Hanya aku... Dan ribuan kecewa yang kupendam rapat.

Tapi anehnya, aku masih berdiri,
Masih hidup.
Masih bernapas, meski patah.
Bukan karena kuat,
Tapi karena tak pernah diberi ruang untuk rapuh.

Aku perempuan yang retaknya tak terlihat,
Karena terlalu lihai menyembunyikan pecahan.

Kertas PendengarCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang