🌹OO.

638 53 0
                                        



~𝕻𝖊𝖓𝖌𝖎𝖓𝖙𝖆𝖎𝖆𝖓~





🌹

Kerumunan masa yang kebanyakan remaja membuatnya terombang-ambing terlebih teriakan mereka memanggil para idolanya semakin menggoyahkan konsentrasi. 

'Pekerjaan pengintaian ini sungguh sialan' benaknya menggerutu.

Bukan ini bukan pekerjaan sungguhan yang dilakoninya di kehidupan sehari-hari. Jika orang bertanya dirinya akan menyebutkan pekerjaan nya sebagai kurir, tranporter atau apalah. Tapi ini pekerjaan warisan yang sialnya harus dia lakukan 'Membasmi kaum vampir jahat di muka bumi, terdengar keren kan? ' tetapi kenyataannya ia sulit bertemu dengan mahluk ini karena mereka sangat pandai bersembunyi dan berbaur.

Dirinya berharap mahluk gak jelas ini segera punah. Ia akan berteriak paling keras untuk merayakannya karena itu berarti ia takan bersusah payah seperti ini lagi.

Ya seperti ini...

Sayangnya mahluk penghisap ini masih banyak dan menyatu menyelusup hidup berdampingan dengan manusia pada umumnya tanpa disadari.

Seperti si Rosanna ini yang menyamar menjadi idola serba bisa. 

Fansnya hanya memandang kagum pada kulit putih beningnya mereka tak tau kalo itu karena dia memang bukan manusia. Lalu rambut pirangnya yang lembut menyerupai benang sutra. Semua memuji rambutnya yang kuat karena sering dicat tapi percayalah itu hanya ilusi rambutnya tetap hitam hanya mata kalian saja yang sedang dimainkan oleh ilusi yang diciptakan Rosanna.

Menciptakan ilusi adalah salah satu kemampuan unik yang dimiliki si vampir itu.

Humph, jadi seperti inilah dia sekarang mengintai target buruannya yang seorang idol dunia. Rosanna membuat pekerjaan pengintai semakin sulit. Jadwal hethic si Idol berimbas ke jadwal pekerjaannya . Seminggu kemarin saja ia baru kembali dari menghadiri festival film Cannes. Jeff bahkan menyelusup sebagai bagian dari press. Ia sebenarnya tak ingin pergi tapi kakeknya ngotot menyuruh mengintai sampai Prancis. katanya di sana berbahaya untuk Rosanna.

Ada ada saja emang kakek tua ini. 

Vampir berusia ratusan tahun mana takut lagi dengan bahaya. Sekarang pun Jeff harus bertingkah seolah jadi seorang fans yang menonton konser besar vampir itu di Dome stadion.

Jeff melangkah ingin mendekati panggung dimana Rosanna sedang berdiri perform bersama girl group nya yang sangat terkenal PinkyVamp. Rosanna ini cantik, secantik nama aslinya Rosanna Parkinov. Mata beningnya bisa meluluhkan siapa saja yang ditatap. Senyumnya cerah dan hangat. Meski dia bukan visual di group tapi tak ada yang tak akan jatuh pada pesona Rosanna.

Seolah berpihak pada Jeff kerumunan itu seperti memberi jalan bagi langkah Jeff untuk mendekat dan tiba-tiba saja dia sudah berdiri di pinggir panggung tepat Rosanna sedang menari menampilkan lagu terkenal mereka Lets kill this vamp. Haha sungguh ironis jika saja fans mereka tahu kalo lagu itu hanya sedang mengejek para pemburu dan pengintai seperti Jeff.

Matanya tajam tertuju pada Rosanna yang menari dengan hot melikuk mengikuti koreografi lagu itu. Outfit panggung yang minim memperlihatkan lekuk kemolekan tubuhnya. 

'Huh, she so sexy!'

Lagu pun berakhir.

Terlihat Rosanna sedang melambaikan tangan memberikan tanda heart dengan senyum lebar. dan saat Jeff hanya berjarak satu langkah tepat di depan pembatas panggung, ia bisa mencium kalo wanita ini sangat wangi. Wangi khas yang hanya bisa orang dengan kemampuan seperti Jeff yang bisa mendeteksinya.

'Sial bahkan dengan bersimbah keringat pun wanita ini tetap harum dan terlihat sexy' Jeff tak ingin mengagumi buruan nya tapi pendapat pribadinya ini benar-benar valid.

"Rosanna!!" panggil Jeff keras.

Idola itu menoleh dan senyumnya langsung lenyap seraya menatap terkejut lalu dengan cepat matanya berkilat aneh yang hanya dapat disadari oleh Jeff. Sesaat Jeff merasa ada tangan gaib yang mencekik tengkuknya dan tanpa kerumunan itu sadari Jeff sudah tak menapak di lantai sekitar sejengkal.

Mendadak tubuh Jeff menjadi panas. Jeff mencoba mengambil napas dari cekikan itu dan menatap berani ke Rosanna. Tangannya siap meraih kalung kayu di lehernya tapi tiba-tiba Jeff terlepas dari cekikan dan kakinya kembali menapak dengan dijatuhkan begitu saja. Untungnya ia bisa menjaga keseimbangan hingga tak tersungkur.

Ia kembali tegak dan memandang marah pada wanita idola itu Rosanna malah meledek dengan memberikan gesture kiss bye pada Jeff dan senyuman lebar disertai isyarat jari mencolok mata seakan dia juga sedang mengawasi Jeff.

"Waaah...whaaa" seorang gadis di sampingnya teriak membuat Jeff kaget dan menoleh "Waah apa itu tadi!  Rosanna memberikan kiss bye buatmu... Aaw aku iri"

Jeff tersenyum canggung ia kembali melihat Rosanna yang sudah berlenggak-lenggok menjauh melangkah ke ujung panggung lainnya.

"Ah kau sangat tampan... Pantas saja Rosanna me-notice-mu .."

"Ommo benarkah? wahhh kau pasti sudah berjasa besar di kehidupan lampau mu" seru teman disampingnya tak kalah lebay dan heboh. 

'Hahaha ya tentu saja aku sudah berjasa mengurangi populasi mahluk penghisap darah itu'

"Hei..hei girls, aku cuma fans yang beruntung tak usah berlebihan oke... Lets kill this Vamp" tukas Jeff diiringi senandung lagu PinkyVamp. Tak ingin jadi pusat kecemburuan fans-fans ganas Jeff pun berjalan ke belakang menjauh.

'Sialan jelas si vampir itu tahu dia sedang diintai'

Jeff sudah memprediksi saat pertama ia mulai mengintai vampir ini. Tugas ini seperti malapetaka, hari-harinya jadi tak produktif sejak mengintai Rosanna. Kadang Jeff ingin segera menancapkan senjata dan memusnahkannya tapi kakek jelas hanya menyuruh mengintai bukan memusnahkan dan ia tentu saja tak berani membangkang.

'Yeah bersenang-senanglah dengan kepopuleran mu Rosanna, sebentar lagi dirimu akan punah menjadi abu dan aku bisa segera pensiun dari pekerjaan ini'

Kepala Jeff rasanya berputar-putar dengan hiruk-pikuk disekelilingnya. Ia pun segera melangkah keluar dari arena konser.





🌹

~𝔱𝔟𝔠~

MYSTERIOUS COURIERTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang