Evening

81 10 0
                                        

Perhatian!!! Cerita ini hanya merupakan fiksi penggemar. Jadi jangan dibawa ke realita yah (^^).

"Evening menceritakan tentang kisah dua seniman"

.
.
.
.

Langit sore di Seoul berwarna keemasan saat Yuju berdiri di depan kanvas besar di galeri seninya. Lukisan itu menggambarkan dua sosok yang saling berpegangan tangan di bawah langit malam yang dipenuhi bintang-sebuah adegan romantis yang menggambarkan kisah cinta yang tulus dan penuh harapan.

Yuju adalah seorang pelukis berbakat yang terkenal dengan lukisan-lukisannya yang penuh makna dan emosi. Setiap goresan kuasnya menciptakan kisah, dan setiap warna mencerminkan perasaan yang tak terucapkan. Karya-karyanya sering menggambarkan kehidupan sehari-hari, tetapi dengan sentuhan romantisme yang mendalam.

Di sudut ruangan galeri, seorang pria berdiri dengan perhatian penuh. Itu adalah Younghoon, seorang fotografer terkenal yang terkenal dengan kemampuannya menangkap momen-momen intim dan natural dalam kehidupan sehari-hari. Ia telah lama menjadi penggemar karya-karya Yuju, dan malam itu adalah pertama kalinya ia berada di galeri untuk melihat langsung lukisan-lukisan sang pelukis.

Namun, ada satu hal yang ia tidak ketahui, dalam kerumunan itu, Yuju tidak menyadari bahwa seseorang begitu terpesona dengan karya-karyanya, bahkan sebelum mereka bertemu. Younghoon diam-diam telah mengamati Yuju dari jauh, terpesona oleh bagaimana setiap lukisannya menceritakan kisah yang begitu dalam dan menyentuh hati.

🐶🐶🐶

Suatu sore, setelah acara galeri selesai, Yuju berjalan menuju tempat parkir, merasa puas dengan pamerannya yang baru saja berakhir. Namun, saat ia melangkah keluar, langkahnya terhenti ketika seseorang memanggilnya.

"Yuju?"

Suara itu familiar, namun tidak cukup dekat untuk membuatnya segera ingat. Ia menoleh dan melihat seorang pria yang tersenyum hangat padanya. Pria itu tampak agak canggung, namun matanya memancarkan ketertarikan yang tulus.

"Ah, maafkan saya. Saya Younghoon. Saya seorang fotografer, dan saya sangat mengagumi karya-karya Anda. Lukisan-lukisan Anda selalu berhasil membuat saya merasakan emosi yang mendalam," kata Younghoon dengan senyum yang tak bisa ia sembunyikan.

Yuju terkejut, namun ia merasa tersentuh mendengar pujian itu. "Oh, terima kasih banyak. Saya senang Anda menyukainya."

Mereka berbicara beberapa lama tentang seni, kehidupan, dan bagaimana setiap momen dalam hidup dapat dikisahkan dengan cara yang sangat berbeda, melalui lukisan atau foto. Tidak terasa, waktu berlalu begitu cepat.

Sejak pertemuan itu, Younghoon sering datang ke acara galeri Yuju, memperhatikan bagaimana ia bekerja, dan lebih banyak berbicara dengannya setelah pameran selesai. Meskipun Yuju tidak menyadari betapa dalam perhatian Younghoon padanya, ia mulai merasa ada sesuatu yang berbeda setiap kali bertemu dengannya. Ada sesuatu dalam cara Younghoon memperhatikan setiap kata yang ia ucapkan, dan matanya yang selalu penuh perhatian saat melihat lukisan-lukisan Yuju.

🐶🐶🐶

Hari-hari berlalu, dan kedekatan mereka semakin berkembang. Yuju dan Younghoon sering menghabiskan waktu bersama setelah pameran atau sesi pemotretan, berbicara tentang seni, perjalanan, dan impian masing-masing. Mereka mulai berbagi momen pribadi, saling terbuka tentang harapan dan ketakutan yang mereka miliki. Namun, meskipun kedekatan itu semakin kuat, mereka tidak pernah secara eksplisit membicarakan perasaan mereka.

Short Story YujuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang