Cerita pendek Yuju x aktor/idol sesuai judul lagu Yuju tapi ngak sesuai lirik ya guys cuman ngambil judulnya aja ( ◜‿◝ )
-> Akan kembali saat Yuju merilis lagu baru lagi.
Perhatian!!! Cerita ini hanya merupakan fiksi penggemar. Jadi jangan dibawa ke realita yah (^^).
"Dalala menceritakan tentang melodi indah diantara mereka"
. . . .
Yuju menatap jam dinding di studio kecilnya. Pukul 11 malam, dan ia masih belum menemukan melodi yang pas untuk lagunya. Tumpukan kertas penuh coretan berserakan di lantai, menambah rasa frustrasi yang mulai menguasainya. Sebagai seorang penyanyi dan penulis lagu, Yuju tahu bahwa deadline yang menantinya tak bisa diabaikan. Namun, inspirasi seakan menjauh darinya malam itu.
Tiba-tiba, ponselnya bergetar. Sebuah pesan muncul dari Dokyeom:
"Aku sedang di dekat studio. Butuh teman bicara?"
Yuju tersenyum kecil. Sejak pertemuan mereka di kafe musik beberapa minggu lalu, Dokyeom sering mampir untuk menyemangatinya. Mereka berbagi kecintaan terhadap musik, meski Dokyeom lebih fokus pada performa grupnya, sementara Yuju berkonsentrasi menciptakan lagu.
"Masuk saja," balas Yuju singkat.
Beberapa menit kemudian, Dokyeom muncul di pintu dengan senyumnya yang cerah, membawa sekotak roti dan dua cangkir kopi.
Yuju menghela napas lega. "Kamu selalu datang di saat yang tepat. Tapi malam ini sulit sekali. Melodi ini... rasanya tidak pas."
Dokyeom duduk di sampingnya, memandangi keyboard dan tumpukan kertas. Ia mendengarkan melodi yang Yuju mainkan, lalu berkata, "Melodinya indah, tapi kurasa ada sesuatu yang kurang. Bagaimana kalau kita tambahkan harmoni? Aku bisa membantu."
Yuju terkejut mendengar tawaran itu. Ia tahu Dokyeom punya suara emas, tapi ini pertama kalinya ia menawarkan untuk ikut menciptakan lagu. Dengan sedikit ragu, ia mengangguk.
Mereka mulai bermain musik bersama. Suara Dokyeom menyatu dengan melodi Yuju, menciptakan harmoni yang menyentuh hati. Saat itu, Yuju merasa lagu itu akhirnya menemukan jiwanya.
🐶🐶🐶
Malam-malam berikutnya, mereka menghabiskan waktu bersama di studio, menciptakan lagu yang mereka beri judul "DALALA." Lagu itu menceritakan tentang perjalanan menemukan diri sendiri, irama yang tak sempurna tapi membawa kita terus maju.
Namun, ketika lagu hampir selesai, konflik kecil mulai muncul.
"Kita harus menambahkan bagian bridge ini," kata Yuju sambil menunjukkan selembar kertas dengan lirik baru.
Dokyeom membaca lirik itu dan menggeleng. "Menurutku, ini terlalu berat. Lagu ini harus tetap ringan, seperti percakapan."
"Tapi ini bagian penting! Ini menunjukkan perjuangan kita untuk menemukan melodi yang pas," balas Yuju, sedikit emosi.
Dokyeom terdiam sejenak. "Aku mengerti maksudmu, tapi kita juga harus memikirkan audiens. Kalau terlalu emosional, mereka mungkin tidak bisa menikmatinya."
Percakapan itu berubah menjadi perdebatan kecil. Keduanya memiliki pandangan yang berbeda, dan untuk pertama kalinya, Yuju merasa ada jarak di antara mereka.
Malam itu, Dokyeom pergi lebih awal, meninggalkan Yuju sendirian di studio. Ia merasa bersalah, tapi juga bingung. Haruskah ia mempertahankan visinya, atau mencoba memahami pandangan Dokyeom?
🐶🐶🐶
Hari-hari berikutnya terasa canggung. Mereka tetap bekerja sama, tapi percakapan mereka tidak sehangat sebelumnya. Hingga suatu malam, Dokyeom membawa kabar mengejutkan.
"Aku harus kembali ke aktivitas grupku. Ini mungkin terakhir kalinya aku bisa ke studio."
Yuju tertegun. Ia tahu bahwa jadwal Dokyeom sebagai idol sangat padat, tapi mendengar bahwa ia harus pergi tetap membuatnya merasa kehilangan.
"Tapi lagu kita belum selesai," kata Yuju pelan.
"Kamu bisa menyelesaikannya sendiri. Aku percaya padamu," jawab Dokyeom dengan senyum lembut, meski ada kesedihan di matanya.
Yuju hanya bisa mengangguk. Malam itu, ia duduk sendirian di studio, memainkan melodi DALALA sambil mengingat kebersamaan mereka.
🐶🐶🐶
Sebulan kemudian, Yuju tampil di atas panggung untuk pertama kalinya membawakan DALALA. Lagu itu selesai dengan lirik yang ia tulis ulang setelah Dokyeom pergi. Namun, di tengah penampilannya, sesuatu yang tidak terduga terjadi.
Saat Yuju menyanyikan bagian terakhir, sebuah suara familiar bergabung dengannya. Dokyeom muncul di panggung, menyanyikan harmoni yang mereka ciptakan bersama. Penonton bersorak, sementara Yuju terkejut sekaligus bahagia.
Setelah lagu selesai, Dokyeom berkata di depan mikrofon, "Aku tidak mungkin membiarkan lagu ini selesai tanpa diriku. DALALA adalah kisah kita, dan aku ingin dunia tahu bagaimana kita menciptakannya bersama."
Yuju tersenyum, merasa beban yang selama ini ia rasakan akhirnya terangkat. Malam itu, mereka menyanyikan DALALA sekali lagi, bukan sebagai dua individu, tapi sebagai dua jiwa yang dipersatukan oleh melodi yang mereka ciptakan bersama.
. . .
Dipublish 10 Januari 2025
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Choi Yuju
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.