9 Years

102 10 0
                                        

Perhatian!!! Cerita ini hanya merupakan fiksi penggemar. Jadi jangan dibawa ke realita yah (^^).

"9 Years menceritakan tentang cinta yang tak pernah pudar"

.
.
.
.

Di sebuah rumah kecil di pinggiran Seoul, Yuju berdiri di dapur, memotong buah untuk sarapan. Pagi itu, sinar matahari menerobos melalui tirai, menyinari meja makan yang sudah ditata rapi untuk keluarga kecilnya.

Di ruang tamu, suara tawa Sean, putra bungsu mereka yang berusia lima tahun, memenuhi ruangan saat ia bermain dengan kakaknya, Naeun, yang kini berusia delapan tahun.

"Eomma, Appa pulang hari ini, kan?" tanya Naeun sambil memeluk bonekanya.

Yuju tersenyum lembut, meski hatinya terasa berat. "Iya, sayang. Appa akan pulang hari ini."

Chanyeol, suaminya, seorang prajurit terbaik di militer, telah bertugas di zona merah selama enam bulan terakhir. Tugasnya selalu membawanya jauh dari keluarga, namun Yuju tahu itu adalah bagian dari pengorbanan besar yang harus ia terima.

🐶🐶🐶

Ketika pintu rumah terbuka, Sean langsung berlari menghampiri sosok tinggi dengan seragam militer.

"Appa!" teriaknya dengan gembira.

Chanyeol mengangkat Sean ke pelukannya, wajahnya yang lelah berubah menjadi ceria. "Sean! Kau sudah semakin besar!"

Naeun juga berlari menghampirinya, memeluk kaki ayahnya erat-erat. "Aku merindukanmu, Appa."

Chanyeol menatap Yuju, yang berdiri di pintu dapur dengan senyum hangat. Ia mendekatinya, lalu memeluknya erat. "Aku pulang, Yuju."

Yuju menahan air matanya. "Selamat datang di rumah, Yeol."

Malam itu, mereka makan malam bersama. Chanyeol bercerita tentang tugasnya, sementara Yuju mendengarkan dengan penuh perhatian. Namun, di balik senyumnya, ada kekhawatiran yang tidak pernah hilang.

"Berjanjilah, Yeol," kata Yuju pelan saat mereka berbicara berdua di balkon malam itu. "Berjanjilah untuk selalu kembali pada kami."

Chanyeol menggenggam tangannya. "Aku akan selalu kembali, Yuju. Kau dan anak-anak adalah alasan aku bertahan."

🐶🐶🐶

Beberapa bulan kemudian, Chanyeol menerima misi baru yang lebih berbahaya. Bertugas di perbatasan yang penuh konflik, sebuah zona merah yang terkenal ganas.

Hari keberangkatan tiba. Naeun dan Sean memeluk ayah mereka erat-erat, tidak ingin melepaskannya.

"Appa, jangan lama-lama, ya," pinta Naeun dengan mata berkaca-kaca.

Chanyeol berlutut di depan mereka, menyeka air mata Naeun dan tersenyum. "Appa janji akan kembali secepat mungkin."

Yuju berdiri di ambang pintu, berusaha tegar. Saat Chanyeol menatapnya, ia hanya bisa berkata, "Hati-hati, Yeol."

Chanyeol mendekatinya, memeluknya erat. "Aku mencintaimu, Yuju. Jaga anak-anak kita."

Yuju mengangguk, menahan tangisnya. Ia menatap Chanyeol pergi, berharap ini bukan yang terakhir kalinya ia melihatnya.

Short Story YujuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang