Perhatian!!! Cerita ini hanya merupakan fiksi penggemar. Jadi jangan dibawa ke realita yah (^^).
"Dreaming menceritakan tentang menemukan kembali keindahan hidup"
.
.
.
.
Di bawah langit kota Seoul yang penuh gemerlap, Yuju duduk di sudut kecil kafe favoritnya, memandang keluar jendela. Sebagai seorang penyanyi solo yang baru memulai perjalanan pasca grupnya, dia sering menghabiskan waktu sendirian di sini untuk menemukan inspirasi. Di hadapannya, secangkir teh hijau yang sudah mendingin tak disentuh.
"Aku harus menulis lagu baru," gumamnya sambil memainkan pena di tangannya. Namun, ide-ide seakan menguap begitu saja, tak ada yang terasa cukup kuat untuk dituangkan ke dalam lirik.
Di sisi lain kota, Jaebeom, seorang produser musik dan mantan leader GOT7, tengah menghadapi masalah serupa. Meskipun dirinya dikenal sebagai musisi yang berbakat, akhir-akhir ini dia merasa kehilangan sentuhan dalam menciptakan sesuatu yang bermakna. Tekanan untuk tetap relevan di industri musik yang kompetitif mulai menggerogoti dirinya.
🐶🐶🐶
Hari itu, takdir mempertemukan mereka di studio kecil milik seorang teman produser. Yuju datang untuk merekam demo lagunya, sementara Jaebeom baru saja selesai membahas proyek kolaborasi.
"Ah, Yuju-ssi, ini Jaebeom. Dia baru saja menyelesaikan rekaman di sini," kata produser memperkenalkan mereka.
Yuju menundukkan kepala, sedikit canggung. "Senang bertemu denganmu, Jaebeom-ssi. Aku mengagumi karya-karyamu."
Jaebeom tersenyum kecil. "Terima kasih. Aku juga mendengar banyak tentangmu. Kau punya suara yang luar biasa."
Setelah berbicara sebentar, mereka menyadari bahwa mereka memiliki masalah yang sama: sulit menemukan inspirasi.
"Kau tahu," kata Jaebeom, mengambil kursi di samping Yuju, "terkadang, aku merasa musik yang kubuat sekarang... kosong. Seperti aku hanya bermain aman, tanpa menyentuh hati siapa pun."
Yuju mengangguk. "Aku juga merasakannya. Setelah grupku bubar, aku merasa kehilangan. Seperti aku lupa caranya bermimpi lagi."
Percakapan itu berlangsung lebih lama dari yang mereka duga. Keduanya berbagi keresahan yang selama ini mereka simpan sendiri. Tanpa mereka sadari, benih kepercayaan mulai tumbuh di antara mereka.
🐶🐶🐶
Beberapa hari setelah pertemuan itu, Yuju menerima pesan dari Jaebeom.
"Aku memikirkan percakapan kita kemarin. Bagaimana kalau kita mencoba menulis lagu bersama? Mungkin itu akan membantu kita menemukan kembali apa yang hilang."
Yuju ragu sejenak, tetapi kemudian menjawab, "Tentu. Kapan kita mulai?"
Mereka memutuskan untuk bertemu di studio. Hari pertama kolaborasi mereka penuh dengan canggung. Jaebeom mencoba memainkan melodi di keyboard, sementara Yuju mencatat beberapa lirik yang terlintas di pikirannya. Namun, tak ada yang benar-benar terasa "tepat."
"Kita tidak perlu memaksakan ini," kata Jaebeom akhirnya, menghentikan permainan pianonya. "Mungkin kita hanya perlu waktu."
Yuju menghela napas. "Aku takut waktu itulah yang membuatku semakin kehilangan kepercayaan diri."
Jaebeom menatapnya dengan serius. "Yuju, kau punya suara yang bisa menyentuh hati orang. Jangan biarkan keraguan menghentikanmu. Bermimpi itu bukan soal hasil, tapi soal berani mencoba."
KAMU SEDANG MEMBACA
Short Story Yuju
Fiksi PenggemarCerita pendek Yuju x aktor/idol sesuai judul lagu Yuju tapi ngak sesuai lirik ya guys cuman ngambil judulnya aja ( ◜‿◝ ) -> Akan kembali saat Yuju merilis lagu baru lagi.
