19. Ditepi Jurang

631 53 6
                                        

" Ssh

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

" Ssh...."
Sensasi dingin bercampur ngilu.
Saat ini Karina sedang menempelkan sapu tangan milik Jaehyun yang sudah dia basuh dengan air dingin, ke area kemerahan di pipinya.

" Dikompres gini malah makin kelihatan merahnya..." keluh Karina setelah ia berkaca di kamera ponselnya.

" Ck. Lagian kenapa juga gue semalem nepok-nepok muka."
Ngomongin soal semalem, Karina jadi keinget lagi momen dia bersama dengan Jaehyun waktu di apartemen. Ditambah lagi momen yang baru saja terjadi di lift.
" Masa sih dia suka sama gue... Gue masih gak percayaaa..."

Tapi kalau katanya Yeji, sikap Jaehyun selama ini menandakan kalau Jaehyun emang suka sama Karina.

Cup~


Saya menyukai kamu, Karina....



" Arghhhh sialannnn!!"

" Woi Karina!" Yeji dateng-dateng dibuat kaget sama Karina.
" Lo kenapa teriak-teriak gitu?!!"

" S-sorry, gue kelepasan."

Masih dengan ekspresi shock, Yeji menarik kursi di samping Karina. Lalu, smoothies miliknya dan milik Karina, dia taruh di atas meja.
" Lo ada masalah apa lagi sih, Kar? Nggak ada habisnya perasaan."

" Kepala gue serasa mau pecah, Jii.." jawab Karina lesu.

" Masalah apa lagi? Lo bermasalah sama siapa lagi, hahh??"

Kesannya Karina kayak trouble maker gitu jadinya :v

" Kali ini masalah pribadi, Jii..."

" Ohhh masalah pribadi.
Masalah apaan? Ada hubungannya sama pipi lo yang merah itu?"

" I-ini..."

" Jangan bilang...lo habis ditampar sama orang???"

" Ng-nggak! Nggak, kok!!"

" Terus??"

" Ini tuh...."
Gaada ide gue.
Mau buat alesan apa coba.
" Ini tuh karena ada nyamuk semalem. Gue nepoknya terlalu kerass."

" Astaga, Kar. Lo tuh ada-ada aja."

Karina cengengesan.

" Ya tapi kalo lo punya masalah apalagi masalah pribadi, lo liat-liat tempat juga, dong. Gimana orang-orang gak kaget kalo lo tiba-tiba teriak kayak tadi. Gue aja kaget apalagi orang lain."

" Iyaa iya maaaf."

Yeji menyedot smoothies mangganya.
" Btw... sapu tangan siapa tuh?" Yeji salfok sama sapu tangan yang digunakan Karina sebagai kompres. " Punya Mark, ya?"

Karina nggak mungkin bilang sapu tangan itu punya dia. Jelas banget sapu tangan itu punyanya laki-laki.
" I-iya ini punya Mark."

" Owh..."
Tidak lama kemudian, orang yang baru saja disebut namanya muncul.

Duda Lantai Lima [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang