28. Tanggung Jawab!!

896 63 9
                                        

"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

" ....ARGHHHH!!"

Suara teriakan Karina berhasil membangunkan Jaehyun dan membuat pria itu kaget bukan main.

" Astaga..., ada apa ini?" Jaehyun berusaha bangun dan membuka matanya yang masih terasa berat.
" Kamu kenapa, Karina?" Bahkan suaranya masih terdengar parau.

" BAPAK KURANG AJAR!!!"

" Hah...?"

Karina menarik selimutnya lebih erat kemudian memelototi Jaehyun.
" BAPAK APAIN AKU?!"

" Saya..??"

" IYA!! BERANI-BERANINYA BAPAK..?!!!"

" Sebentar." Nyawa Jaehyun belum terkumpul sepenuhnya, itulah mengapa, ia kesulitan mencerna maksud dari ucapan Karina.
" Saya tidak mengerti apa yang sedang kamu bicarakan."

" BAPAK APAIN AKU SEMALEM?!!!"

" Se....malam?"
Jaehyun cengo sebentar.
" Ah..."
Setelah berpikir dua hingga tiga detik, Jaehyun akhirnya dapat inti sarinya.
" Yang semalam, ya?"
Pria tampan itu menyinggungkan senyum menggodanya.

" IYA!!"

" Pfft.
Kamu yakin bertanya seperti itu? Kamu kan sudah tahu jawabannya apa, jadi buat apa kamu bertanya lagi?"

" BAPAK UDAH BERANI MACEM-MACEM SAMA AKU!"

" Wow woww, tunggu dulu. Macam-macam sama kamu?
Hah.
Jangan bilang kamu tidak mengingat apa yang terjadi semalam?
Wah...
Saya sakit hati kalau kamu benar-benar tidak mengingatnya, Karina."

" Mana mungkin aku dengan suka rela ngelakuin hal itu dengan bapakk!! GA MUNGKINNNN!!!!"

" Lah? Jadi maksud kamu, saya sedang berbohong, begitu?"

" Bisa aja bapak bohongin aku!!"

" Astaga. Kamu benar-benar lupa kejadian semalam, hah? Kita sama-sama sadar loh. Tidak sedang dalam pengaruh alkohol."

" T-tapi nggak mungkin aku begituan sama bapak!!!"

" Ya tapi kenyatannya kita memang melakukannya, Karina."

Tolong siapapun kasih tau gue, kalo semua ini cuma mimpi!!
Gue gak mungkin kan segila itu?!!!

" Coba kamu ingat-ingat lagi.
Saya tidak berbohong.
Kita memang melakukannya atas dasar sama-sama mau."

" Mending bapak ngaku, deh!! Bapak pasti diem-diem ngelakuin sesuatu kan sama aku?!!"

" Hah???"

" Bapak pake guna-guna ya supaya aku mau begituan sama bapak?!"

" Astaga, guna-guna apa, Karina? Untuk apa saya melakukan itu??"

" Karena aku nggak mungkin mau begituan sama bapak!!!!"

Duda Lantai Lima [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang