27. Move On

975 65 15
                                        

Apakah kalian siap?
Oh tentu saja harus siap HAHAHAHAH

" Kalau kamu mau tambah, buburnya masih ada di dalam panci

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

" Kalau kamu mau tambah, buburnya masih ada di dalam panci. Saya mau balik ke apartemen saya dulu."

Karina mengikuti gerakan tubuh Jaehyun." Bapak nggak ikut sarapan?"

" Tidak. Saya tidak lapar."

" Hmm, yaudah."

" Nanti siang saya boleh memasak lagi untuk kamu?"

" Nggak usah, pak! Aku bisa masak sendiri!"

" Sepertinya kali ini saya juga tidak menerima penolakan."

Karina mendesis. " Terserah bapak ajalah!"

" Oh ya." Jaehyun merogoh sesuatu dari dalam saku celananya. " Ini. Ketik nomor kamu." Ternyata Jaehyun mengeluarkan ponselnya.
" Saya belum punya nomor kamu."

Karina menggapai ponsel itu. " Harus banget punya nomor aku?"

" Iyalah. Masa sampai detik ini saya tidak punya nomor calon istri saya?"

" A-apaan sih! Ngaco!"

" Mulai sekarang saya mau banyak-banyak berharap. Supaya harapan saya dikabulkan oleh Tuhan dalam waktu dekat."

Karina merotasikan bola matanya.
Daripada tuh orang berisik, Karina kasih aja nomornya dengan percuma.
" Nih udah." Karina balikin ponsel itu ke orangnya.

" Oke. Nanti kalau ada apa-apa saya chat kamu."

" Hmm."

" Kalau begitu, saya permisi dulu."

Jaehyun pun kembali ke apartemennya untuk bersih-bersih dan beristirahat sejenak.

Tak lama setelah Jaehyun pergi, ponsel Karina di dalam kamar berbunyi.
Ada yang menelpon.

" Aduhh siapa sih. Ganggu aja orang makan!"
Dengan sangat terpaksa, Karina meninggalkan buburnya yang nikmat itu.

Waktu dia ambil hapenya, ternyata yang menelpon adalah nomor yang tidak dikenal.

" Siapa, nih?"
Tanpa rasa curiga, Karina angkat panggilan itu.

" Halo? Ini siapa?"

" Hai cantik."

Ah :)
Karina kenal suara ini :)

" Apaan sih, Pak. Ganggu banget orang lagi makan!"

" Cepat simpan nomor saya."

" Iya nanti bapakkkk. Aku kan lagi makan."

" Tidak mau. Saya maunya sekarang."

" Astagaaaaa."

" Cepat simpan, lalu kirim buktinya ke saya."

" Iya iya bawelll!"

" Saya tunggu."

Duda Lantai Lima [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang