[Jaehyun x Karina]
Hidup Karina berubah setelah bertemu dengan duda tampan yang tinggal di apartemen lantai lima, Jung Jaehyun
Genre: Drama, Romance
Start: 30 April 2023
End: 25 oktober 2025
( Wahhh 2 tahun lebih ya wkwk )
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
BUK!
" Nih. Tolong fotokopi sebanyak 100 lembar."
Karina yang pada saat itu lagi sibuk mengurus tumpukan kertas di tangannya, langsung melotot ketika Jinnah tiba-tiba menyodorkannya tumpukkan kertas yang baru lagi.
" M-maaf bu. Ini beneran mau difotokopi 100 lembar?"
Barulah dia disuruh fotokopi sebanyak 50 lembar. Sekarang Jinnah nyuruh dia nambah lagi 100 lembar?!
" Iyalah! Kan tadi saya bilang 100 lembar!"
" Butuhnya sekarang juga ya, bu?"
" Ya iyalah, Karina! Masa tahun depan!"
Gila kali ni orang! Yang tadi aja belum kelar! Sekarang udah nambah lagi!!!
" Aku boleh minta bantuan Yeji nggak, bu?" Masalahnya sudah di fotokopi, kertas-kertas itu harus disusun sesuai dengan urutannya. Dan urutannya nggak boleh sampe salah.
Ngerjain 50 lembar seorang diri saja sudah bikin punggung Karina pegel. Apalagi nambah 100!
" Yeji sudah saya suruh kerjaan lain. Jadi cepat kamu kerjakan! Lalu antar ke ruang rapat!"
" Tapi bu-
" Jangan membantah! Cepat kerjakan!"
" B-baik bu..."
Karina sejujurnya udah capek banget disuruh-suruh gini. Mana kerjaannya suka nggak masuk akal. Dikira Karina robot kali, ya? Atau mungkin bagi Jinah, karyawan baru itu babu perusahaan yang bisa disuruh-suruh dan diperlakukan semena-mena?
" Ssh.., pegel banget punggung gue.."
" Karina." Nggak lama setelah Jinah pergi, seorang karyawan datang menghampiri Karina dan menumpukkan lembaran kertas. LAGI.
Buk!
" Karina. Tolong yang ini sekalian, ya??"
" Hah..??"
" Nanti kalau udah, tolong bawain juga ke ruang rapat, ya!! Makasih!!"
" Tapi- Belum sempat Karina nolak, karyawan itu udah keburu pergi.
" Ahhh capekkkkk!!!" Karina mengusak rambutnya frustasi. Pengen nangis tapi gabisa. Protes juga nggak bisa.
Tapi dari sini Karina bisa tahu, ternyata nyari duit tuh nggak gampang :"
" Bisa nggak ya, gue langsung nikah aja?Sama konglomerat gitu....hiks."
" Sama saya?"
Udah nggak asing lagi sama suara itu, Karina nengok dengan muka masam. " Apaan sih."
" Yang barusan itu pas sekali dengan saya. Iya, kan?" Pria itu bersandar di dinding dengan ekspresi tengil.