35. Who did it?

296 25 6
                                        

Karina yakin seratus persen, tindakannya ini akan dianggap lancang oleh orang lain, sebab ia masuk tanpa izin ke dalam ruang kerja Jaehyun—pintunya didobrak pula—, cuma buat memastikan dimana keberadaan kekasihnya itu.

Ya mau gimana lagi, Jaehyun dihubungin ga bisa. Udah mau puluhan kali Karina telpon, Jaehyun gak angkat, udah di spam chat juga, chatnya ga dibales. Di read pun boro-boro. Soalnya centang satu :")

" Jae??? Kamu dimanaaa??"
Sedikit konyol sih, tapi siapa tahu kan, pria itu sedang bersembunyi di balik sofa?
" Kamu dimana sihh sayangggg??"
Tidak berhenti sampai disitu, setelah mencari Jaehyun di balik sofa, Karina lanjut memeriksa kolong meja Jaehyun :)
" Jaeeeeee?"
Entahlah apa yang ada di pikiran Karina, mungkin karena dia hampir putus asa, makanya tempat-tempat yang rada gak masuk akal pun tetap dia cek.

" Kamu sedang apa?"
Sebuah suara mengagetkan Karina, sampai kepalanya hampir saja tersantuk meja.

" Kamu ngapain masuk ke ruang kerja Pak Jaehyun, terlebih lagi saat ruangannya sedang kosong???"

Manusia menyebalkan yang sangat ingin Karina hindari keberadaannya, tiba-tiba muncul, berhasil membuat alis Karina menyatu tidak suka

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Manusia menyebalkan yang sangat ingin Karina hindari keberadaannya, tiba-tiba muncul, berhasil membuat alis Karina menyatu tidak suka. " Apa urusan kamu?" sahut Karina dengan nada sewot.

" Aku cuma menanyakan dimana tata krama kamu? Kamu ini sudah lancang loh, main masuk ke ruangan orang lain tanpa izin. Terlebih lagi ruangan atasan kamu sendiri."

" APA URUSAN KAMU?" Karina udah ga merhatiin volume suaranya lagi. Ga peduli kalau seandainya suara dia kedengeran sampai luar.
Soalnya Karina udah keburu dongkol banget sama nih orang, bisa-bisanya muncul disaat-saat begini. Bikin Karina tambah panas!!

" Hah...kamu ini.."
Aeri yang tadinya berdiri di depan pintu, lantas berjalan ke arah Karina dengan beberapa map di tangannya. " Aku kesini karena mau kasih ini ke Pak Jaehyun. Tapi orangnya malah ga ada."
Lalu, map tadi dia letakkan di atas meja Jaehyun.

" Yaudah sih, tinggal tarok aja, ribet amat! Pake ngurusin urusan orang lain segala!!"

" Wah wah santai aja dong ngomongnya."

Mana bisa!
Ngomong sama Aeri ga bisa ga emosi!! Apalagi tiap liat muka dia, bawaannya keinget mulu masa-masa dia ngehancurin hubungan Karina sama Mark. Bikin tambah gedeg!!

Bodo amat lah sama Aeri, Karina mau lanjut cari Jaehyun, yang pasti dengan mukanya yang semakin masam.

Tapiiii, si Aeri ini bukannya pergi dari situ—padahal udah disewotin sama Karina—, dia malah ngeliatiin Karina. Terus Pake manggil segala lagi!
" Karina."

" Paan!" Ya jangan harap dijawab lembut sama Karina.

" Aku boleh tanya sesuatu,nggak?"
Belum diiyakan sama Karina, Aeri lanjut ngomong, " soal rumor itu.....apa benar?"

Tentu saja, Karina langsung nengok ke Aeri. " Mau rumor itu bener atau nggak, urusannya sama kamu apa, hmm?"

" Masalahnya rumor itu udah kesebar luas, wajar dong kalo aku penasaran? Terus nanya langsung sama orangnya?"

Duda Lantai Lima [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang