mau update aja sesulit itu anjj!!
rip kesabaranku menghadapi notif wtpd :)
.
.
.
.Satu minggu berlalu, selama itu juga Jeno dan Jaemin disibukkan oleh pelatihan. Mulai dari ketangkasan Alpha mereka, kecepatan lari dan kekuatan yg diperoleh. Mereka diberitahu oleh Yang Mulia Alpha Johnny agar mempersiapkan diri.
Bulan purnama penuh dikisarkan muncul sempurna pada awal bulan depan, tepatnya dua minggu lagi, dengan begitu para makhluk bumi diharuskan mempersiapkan segala ketentuan ritual suci. Tidak boleh ada yg terlewat ataupun tertinggal, karena hidup mereka kedepannya ditentukan dari berhasil atau tidaknya upacara ritual yg akan dilakukan.
Dan sebelum hal tersebut terjadi, mereka berharap para makhluk dunia bawah tidak mengacau ataupun menghalangi. Sadar betul makhluk makhluk itu sangat berambisi mengambil alih dunia kedalam genggaman mereka. Dan menjanjikan sebuah balas dendam untuk makhluk bumi.
Tentu tidak bisa dibiarkan. Mereka bisa merusak kedamaian dunia.
Diujung sana Jeno tampak mendengus. Dia merasa tidak semangat karena terhitung belum boleh bertemu Omega. Sebenarnya tidak ada yg melarang juga, karena hubungan mereka memang belum diketahui ataupun dipublikasikan kepada Pack, hanya saja Haechan memintanya untuk fokus latihan dahulu. Jelas saja Jeno awalnya tidak terima, namun si manis mengancam tidak ingin bertemu dengannya lagi jikalau bersikukuh tetap menemuinya, maka daripada dimusuhi oleh Omega sendiri, dengan berat hati Jeno akhirnya bersedia mengikuti ucapan Haechan.
Drama Jeno tampaknya tidak jauh berbeda dengan Jaemin, kini Alpha itu duduk memojok dibawah pohon apel. Renjun juga melakukan hal serupa, namun ancamannya lebih kejam yaitu tidak diperbolehkan menyentuhnya. Mau protes juga dia tidak berani. Renjun kalau sudah benaran marah maka dia akan susah dibujuk, bisik Haechan padanya saat itu. Jadilah Jaemin memilih menurut saja meski hatinya menjerit.
Kini keduanya tampak loyo secara bersamaan, tak ada semangat dalam diri masing masing membuat anggota Pack yg ada disana menggaruk tengkuk canggung serempak.
Lihatlah bagaimana frustasinya seorang Lee Jeno yg sekarang berdiri berjemur ditengah terik matahari, sesekali mendengus kentara menahan kekesalan entah kepada siapa, tidak peduli pada kulit yg mulai memerah.
Lain lagi dengan pemuda satunya, dia tak banyak bicara, Jaemin dan Jaeson sepakat ingin merajuk saja bila berjumpa dengan Renjun nanti.
"Beri hormat Yang Mulia Alpha Johnny datang berkunjung.."
Beberapa Beta kontan merunduk, menyerukan lolongan kala sang Alpha Pack tiba diarena latihan.
Kedua Alpha muda bangkit dari acara malas malasan mereka. Ikut membungkuk sopan ketika menyadari tatapan Alpha Johnny menyorot bergantian Jeno dan Jaemin.
"Bagaimana latihan hari ini? Apa ada kendala?"
"Tidak sama sekali Yang Mulia..."
Alpha Johnny mengangguk paham. Dia mendekat ke Jeno, mengulas senyum tipis lalu menepuk pundaknya sebentar. "Terima kasih sudah mau membantu kami.."
Lalu menoleh kearah Jaemin, melakukan hal yg sama. "Bawa ketentraman untuk kita semua, Alpha."
Dua alpha tidak membalas, mereka hanya memandang Johnny dengan sorotan dalam. Bingung harus merespon seperti apa, karena sebenarnya mereka tidak yakin akan dapat mewujudkan harapan semua orang.
Dengan demikian tepat setelah kepergian Yang Mulia Alpha Johnny, Jeno kembali fokus konsentrasi latihan. Paham akan tanggung jawab yg dibebankan kepada dirinya, berpikir tidak ingin mengecewakan orang orang yg sudah menggantungkan harapan terhadap ia dan juga Jaemin.
.
.
.

KAMU SEDANG MEMBACA
DYNAMI || Nohyuck ft Jaemren
Fantasy[ON HOLD] Jeno dan Jaemin tiba tiba ditarik masuk oleh sebuah Buku tua bersampul usang kedalam Dimensi aneh. Membawa mereka bergabung dalam suatu pack dengan penghuninya yg hampir sepenuhnya bukan manusia. Menemukan hal yg tidak biasa, segala yg be...