PINGSAN

78 6 1
                                        

𝙒𝙚𝙡𝙡𝙘𝙤𝙢𝙚........

𝙃𝙖𝙥𝙥𝙮 𝙍𝙚𝙖𝙙𝙞𝙣𝙜.....

Hari ini semua murid kembali bersekolah seperti biasa setelah diliburkan dua hari karna acara rapat, sebenarnya hanya satu hari tapi para guru mendapat tamu penting dihari kedua jadi terpaksa mereka meliburkan murid-muridnya.

"Kak gua keluar dulu," Pamit Khanza setelah mobil berhenti di parkiran sekolah.

"Tunggu," Cegah Aska dan menyodorkan tangannya, ngomong-ngomong soal Aska dan Khanza hubungan mereka terlihat semakin dekat.

"Apa?," Tanya Khanza tidak paham.

"Salim dulu sama suami," Katanya sambil menyengir kuda sepertinya Khanza harus mulai terbiasa dengan sikap Aska yang sekarang. Tanpa membantah dia mengambil tangan itu dan menciumnya.

"Udah kan," Kata Khanza sedangkan Aska mendekatkan wajahnya ke kening Khanza dan Cup.., Aska mengecup kening Khanza singkat.

"Udah sana turun," Katanya terkekeh melihat wajah cengo Khanza.

"Ihhh lo apa-apaan sih main cium-cium aja," Protesnya.

"Nyium istri sendiri apa salahnya?," Kata Aska dengan wajah menyebalkan Khanza yang melihat itu langsung keluar dangan wajah kesal menghentak-hentakan kakinya dengan kesal sedangkan Aska yang melihat itu terkekeh segera keluar dari mobil dan memasang wajah datar andalannya.

"Main nyosor aja sih nyebelin," Dumel Khanza sambil duduk bangkunya setelah sampai kelas.

"Lo kenapa za? Ngedumel aja dateng-dateng," Tanya Morra melihat wajah sahabatnya yang terlihat kesal.

"Gua kesel sama Aska dia main nyosor aja," Jawab Khanza kesal.

"Nyosor gimana?," Tanya Letta tidak paham.

"Masa kening gua di cium huaaa udah ga perawan lagi nih kening," Jawab Khanza.

"HAHHHHHH? DEMI APA?!, " Kaget Letta untung kelas masih sepi jika tidak sudah pasti Morra kena omellan sekelas.

"Kecillin suara lo goblok, " Maki Morra mendengar teriakan Letta.

"Hehee gua kagett anjir, seorang Aska yang katanya ga pernah deket sama cewek terus tiba-tiba nyium kening cewek kan kayak hahhh kok bisa, " Jawab Letra

"Iya juga sih, " Timpal Morra.

"Tapikan gpp Khanza kan istrinya, " Sambung Morra lagi sedangkan Khanza hanya mendengus.

"Gpp za rezeki itu," Kata Morra.

"Siapa tau berkah," Sambung Letta lalu keduanya tertawa.

"Berkah gundulmu, kemarin pas di pm (pasar malam) dia juga bilang kalo dia suka sama gua," Kata Khanza lagi membuat tawa Morra dan Letta berhenti.

"Waittt? Serius dia bilang gitu?,"tanya Letta kaget.

" Iya gua serius tapi gua masih ga percaya," Kata Khanza.

ASKANZATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang