5

48.4K 286 2
                                        

setelah tertidur pulas, wanita cantik bertubuh seksi ini bergegas untuk mandi karena ia juga harus menyiapkan sarapan untuk atasannya. Anin dengan cekatan membersihkan tubuhnya. setelah selesai ia hanya menggunakan bathrobe kemudian pergi ke dapur untuk membuatkan sarapan.

alasan Anin hanya mengenakan bathrobe karena ia takut ketika memakai pakaian, pakaiannya akan berbau dan berkeringat

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

alasan Anin hanya mengenakan bathrobe karena ia takut ketika memakai pakaian, pakaiannya akan berbau dan berkeringat. menu yang akan Anin masak adalah nasi goreng jawa dengana tambahan mie di dalam nasi goreng. 

seperti dugaannya, kulkas milik atasannya ini sangat lengkap bahkan semua bahan-bahan telah disiapkan dengan baik. disamping itu, Anin juga menyiapkan teh lemon hangat sesuai pesenan Bian semalam. 

ketika tengah fokus kepada nasi goreng dihadapannya yang sebentar lagi akan matang, Ani dibuat tidak fokus karena merasakan ada sebuah tangan yang melingkari perutnya. 

jelas Anin tau siapa pemilik tangan itu, karena dirumah ini hanya dihuni oleh dua orang saja. yang membuat Anin kaget adalah, saat ini dibalik bathrobenya ia tak menggunakan sehelai benangpun. 

tangan tersebut tak hanya diam, tapi mulai merambat kemana-mana. Anin juga merasakan lehernya sedikit basah, tanpa berpikir lagi, Anin sudah tahu lehernya sedang "dimakan" oleh orang dibelakangnya. 

"ahhhh" desah Anin ketika tangan kekar itu mulai meremas payudaranya. 

"matikan kompor" bisik Bian kepada Anin seolah mengingatkan apa yang sedang wanita itu lakukan.

tanpa menunggu instruksi lagi, Anin segera mematikan kompor, dan menikmati oleh apa yang lelaki ini lakukan. memang tak bisa menampik bahwa permainan lelaki dihadapannya ini sangat nikmat. 

"aaahhh, Bianhhh" kata Anin ketika Bian mulai membuka ikatan bathrobe yang membuat kulit mulus Anin terpampang hangatnya paparan panas kompor. 

Lidah Bian tak diam saja, lidah tersebut mulai menari dipermukaan halus kulit leher Anin. Suara desahan Anin membuat adrenalin Bian semakin terpacu.

Dengan sekali hentakan, bathrobe yang menutupi tubuh polos Anin jatuh. Bian langsung mengangkat salah satu kaki Anin. Jarinya mulai menusuk lubang kenikmatan Anin.

"Ahhhhh, Bianhhh kitaa harus ke kantorrhhh" Anin jelas mengingat pagi ini diadakan meeting ulang jadi ia harus menyiapkan segala dokumen dan bahan presentasi.

"Quickly Anin" kata Bian, tanpa bisa membantah, Anin segera berbalik untuk melepaskan bawahan Bian.

Terlihat si jaguar telah berdiri tegak mengacung. Anin memberikan sedikit pijatan kemudian menuntut jaguar itu memasuki lubangnya.

"Ahh,, shhh" desahnya takkala jaguar besar tersebut terbenam pada miliknya.

Hentakan demi hentakan terud membuat Anin merintih kenikmatan. Seolah teringat akan waktu, Bian semakin cepat memompa miliknya.

Bunyi erangan Anin yang semakin cepat membuat Bian akan mencapai puncaknya.

"I wanna cum" bisa Bian kemudian sedikit meninggalkan hickey dileher mulus Anin.

"Ahhhh,,shhhh"

"Ouhhhh, fasterhhhhh"

"Deeperrrhhh"

"Yahhh,,,,ohhhh"

Keduanya sama-sama mengeluarkan erangannya, saling menjawab erangan kenikmatan hingga puncak mereka dapatkan.

Cairan putih kental tersebut dikeluarkan oleh Bian didalam, bercampur dengan cairan milik Anin.

Sesaat Bian tidak mencabut jaguarnya dari milik Anin, ia menikmati pelepasannya yang indah ini di pagi hari.

"Mama saya memang sangat tau keinginan saya" kata Bian kemudian mengecup leher Anin.

Anin tak memikirkan terlalu jauh perlakuan Bian karena ia yakin, hubungan mereka adalah sama-sama memuaskan. Dengan begini Anin tak butuh lelaki karena ia sudah mendapatkan kehangatan bersama atasannya dengan bonus gaji dan fasilitas yang lumayan mewah. Begitu pula Bian, ia bisa memuaskan nafsunya tanpa harus pergi ke bar atau tempat malam lainnya bahkan ia juga diurusi dengan baik oleh sekretatisnya.

Bian kini mencabut miliknya, bersamaan dengan cairan putih yang menetes keluar dari lubang milik Anin.

"Biarkan, nanti akan ada jasa kebersihan yang akan datang membersihkan" kata Bian saat Anin akan mengelapnya dengan tissu dapur.

Mendengar itu Anin segera mengambil bathrobe kemudian memakainya kembali. Tak lupa ia juga menyiapkan makanan yang akan ia dan atasannya gunakan untuk sarapan pagi ini.

Bian pun pergi kekamarnya kembali untuk berpakaian. Anin pun setelah selesai, ia akan sedikit membasuh tubuhnhya kembali sebelum berpakaian.

Di ruang makan ini keduanya sama-sama diam sunyi. Tak ada obrolan hingga perkataan Bian membuat kunyahan Anin berhenti seketika.

"Anin 3 hari lagi akan ada manager keuangan baru, dia daniel lorenza teman kuliah saya tolong bantu dia dan sepertinya untuk beberapa hari ia akan tinggal disini, siapkan yang perlu dipersiapkan" kata Bian

Seolah teringat ucapan Nyonya Kamila, Anin mulai berpikir apakah sosok manager barunya ini yang dimaksud oleh Nyonya Kamila. Jika benar ia akan berusaha menjauhkan lelaki lentur dari atasannya.

Anin menyahuti dengan anggukan. Setelah itu keduanya bergegas menuju kantor dan menyiapkan presentasi untuk meeting.

TBC!!!!

Cerita ini sudah tersedia dalam versi e-book dan juga di platform Uninovel, Karyakarsa

Link Pembelian e-book

https://play.google.com/store/books/details?id=qKgVEQAAQBAJ&PAffiliateID=1101l7N6J

Sleeping With Mr. HollandsCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang