*Free* Chapter 11. Kangen

5.3K 10 0
                                    

Prittt!!! Follow dulu yah Wattpad LittleNovi sama karyakarsa LittleNovi ⬇️⬇️⬇️
https://karyakarsa.com/littlenovi

Untuk cerita lengkapnya sudah dapat dibaca di karyakarsa dengan judul "Bos Seksi"

Udah follow? Yu lanjut baca lagi klo gitu 😊

'Tttrrrrrrttt... ttttrrrrtttt...'

Telepon genggamku bergetar dalam saku celanaku. Aku langsung bergegas merogoh kantung celana sebelah kiri. Dengan sedikit usaha ekstra akhirnya aku bisa mengeluarkannya dari saku. Di layar terpampang nama Jessica. Ada apa dia malam-malam masih mencariku?

"Ya, halo..." aku pun menjawab panggilan dengan menggunakan mode speaker karena sedang menyetir.

"Hai Lex, kamu lagi di mana?" tanya Jessica.

"Aku lagi di jalan mau pulang, kenapa?"

"Hah? Kamu masih di jalan? Kamu dari mana?" Jessica terdengar heran saat mengetahui aku masih berada dalam perjalanan.

"Aa... ee... itu tadi ada urusan dulu di luar."

"Ooo... pantes. Kirain kamu udah di rumah. Lex kamu ke sini dong Lex," pinta Jessica dengan nada merajuk.

"Eh? Emang kenapa?" tanyaku bingung.

"Aku kangen nih," ungkap Jessica manja.

"Hah? Gila banget sih. Baru tadi siang kita ketemuan dan saling memuaskan. Bisa-bisanya dia ngomong kangen. Istriku aja ga pernah bilang kangen."

"Astaga, ada yang kangen nih yah? Tapi sori, aku harus pulang sekarang. Soalnya tadi udah ngabarin bakal pulang," tolakku halus sambil berbohong.

Aku terpaksa berbohong agar Jessica tidak memaksaku untuk menemuinya. Sebenarnya aku hanya lelah saja setelah tadi bermain dengan Winda. Rasanya aku hanya ingin cepat-cepat pulang dan beristirahat.

"Yah, kok gitu sih? Padahal aku udah siapin baju seksi buat nyambut kedatangan kamu Lex," Jessica terdengar kecewa setelah menerima penolakkan dariku.

Baju seksi? Pikiranku langsung melayang, mencoba membayangkan pakaian seksi macam apa yang ia kenakan.

"Masa sih? Coba video call, aku mau liat."

"Ga mau aku kasih liat kalau kamu gak ke sini," balas Jessica sambil tertawa usil. "Pokoknya kalau kamu ke tempat aku baru aku kasih liat," sambungnya.

"Yah, penonton kecewa," ujarku menunjukkan kekecewaan.

"Biarin, siapa suru ga mau ke sini. Weee!"

"Ih gitu, pelit!" kataku pada Jessica.

"Biarin! Kalau mau, besok kamu ke rumahku aja," ucap Jessica yang masih berusaha mengajakku untuk datang ke rumahnya.

"Sori, besok aku gak bisa. Besok aku udah janji sama Farah untuk jalan-jalan ke Moon Plaza."

"Farah lagi Farah lagi, aku kapan?" tanya Jessica dengan penuh rasa cemburu.

"Ada yang cemburu nih yah..." godaku.

"Ngga, kata siapa?" Jessica enggan mengakui kalau ia cemburu.

"Ya udah, kalau ga cemburu senyum dong."
Yah begitulah Jessica, sepertinya ia mulai terikat denganku. Baru beberapa hari kami menjalin kedekatan, tapi rasa cemburu sepertinya mulai timbul dalam dirinya. Akan tetapi, setelah aku bujuk akhirnya ia pun kembali tenang. Sepanjang perjalanan pulang Jessica menemaniku meski hanya suaranya saja yang dapat kudengar. Aku berasa kembali ke masa pacaran dulu.

Sesaat aku sempat teringat akan Farah yang dulu juga seperti ini, begitu manja dan juga ngangenin. Namun, sekarang perasaanku terhadap Farah telah berubah. Dia istri yang baik dan aku mencintainya, tapi sejak aku menjalin kedekatan dengan Jessica semuanya berubah. Hatiku pun rasanya mulai mendua. Sepertinya aku sudah terjerat oleh bosku yang cantik itu dan aku telah terlibat dalam perselingkuhan dengannya.

Bos Seksi Penuh GairahTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang