Sebuah kecelakaan beruntun yang menimpa Noemie Diondra. Seorang dokter bedah yang masih muda meninggal.
Namun entah mengapa disaat ia kembali membuka mata, dirinya malah terjebak dalam sebuah novel yang pernah ia baca.
Dimana monster bertebaran di...
Awalnya Noemie ingin segera mengkonfirmasi hadiahnya. Namun karna ada tamu dan kamarnya tidak kedap suara, jadi ia masuk ke ruang giok dan juga meminum sedikit air spiritual.
"Hah untungnya aku memiliki air spiritual yang bisa membantu ketahanan fisikku. Jadi aku tidak perlu khawatir jika tidak tidur dalam beberapa hari." Ucap Noemie merasa senang.
"System"
{Ya tuan}
"Bisa kau tunjukkan hadiah yang tadi kau berikan? "Tanya Noemie.
{Baik tuan}
Tak lama sebuah cahaya terang muncul di hadapan Noemie. Membuat pandangannya mengabur.
Setelah cahaya terang itu memudar dapat Noemie lihat 1 set senjata tajam yaitu pedang, pisau tang, belati, tekko, kampak, dll.
" Jadi ini hadiahnya. "Ucap Noemie sembari memegang salah satu pedang yang ada di depannya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dengan gerakan cepat ia mengayunkan pedang di tangannya.
Hal ini terbilang sangat baru baginya.
Di masa lalu ia hanya menggunakan pisau bedah untuk menyelamatkan pasiennya.
Tapi bagaimana dimasa depan?
Ia tidak tau apakah ia masih bisa menggunakannya, terlepas dari akan seberapa kacaunya dunia ini nantinya.
"Setajam apa semua senjata ini? " Tanya Noemie.
Meski tadi ia mencobanya tapi itu hanya ayunan yang ringan tidak akan terlalu berbahaya.
{Dengan kemampuan anda dan senjata ini, anda tidak perlu khawatir tuan. Anda bisa memenggal kepala monster tipe awal dengan mudah}
{Dan untuk senjata itu tidak akan pernah tumpul meski sudah di pakai ribuan kali. Jadi anda tidak perlu mengasahnya lagi}
"Wooww bahkan semua senjata ini lebih berguna dan hebat dari pada senjata api yang harus di isi peluru agar bisa digunakan." Ucap Noemie dengan mata yang berbinar.
Dan ia juga mendapatkan ilmu bela diri tingkat master, bukankah berarti ia sudah menjadi master seni bela diri sekarang.
Ini akan membuat kesempatannya untuk hidup semakin tinggi.
"Yaah kau paling tau apa yang aku butuhkan saat ini system." Puji Noemie kepada system.
{Terimakasih atas pujiannya tuan}
Awalnya Noemie merasa khawatir karna tidak tau harus mendapatkan senjata dari mana, belum lagi tingkatan bela dirinya sangat lemah.
Meski dengan ruang giok yang menambah harapan hidupnya sebagai tempat persembunyiannya disaat genting. Tapi ia tidak bisa terus bergantung pada ruang giok.
Tapi sekarang ia tidak perlu terlalu khawatir lagi, yang harus ia lakukan sekarang selain mengumpulkan materi adalah berlatih untuk membiasakan tubuhnya agar tidak kaku dalam pertarungan yang sebenarnya nanti.