10 chapter

2 0 0
                                        

  HAPPY READING💕

______

                                    ≧﹏≦

Brumm Brum brumm

Suara deru motor bian dan kedua temannya
Yang memasuki gerbang sekolah terdengar. Membuat semua siswa dan siswi melihat ke arah mereka.

"Bian ganteng banget"

"Ayang gw keren banget sih"

"Dih halu"

"Gavin juga ga kalah ganteng"

"Kevan juga sama"

"Kak gavin ganteng tapi sayangny playboy"

"Ga papa playboy yang penting ka gavin ganteng"

"Hhhh" Kevan ketawa dengan keras mendengar suara itu.

"Kevan kalau ketawa makin ganteng"

"Kevan aku padamu"

"Kak kevan Ilopyou"

"Sialan lu" Ucap gavin sambil memukul pundak kevan.

"Aduhh" Pekik kevan sambil mengusap bahunya yang sakit."sakit bego"

"Dih lebay" Ucap gavin sambil berjalan dengan gaya coolnya.

Pekika²dari siswi di abaikan oleh mereka yang terus berjalan di Koridor untuk menuju ke kelas.

*****

Al sampai di kelas dengan wajah cemberut. Dia langsung menaruh tasnya di meja dan duduk di kursinya.

"Pagi²udah cemberut aja kenapa? Tanya key.

" Gapapa "balas al.

" Beneran?"tanya key.

"Hmm"jawab al.

Key yang mendengar deheman al pun langsung diam dan tidak bertanya lagi. Meskipun dia sangat ingin tau apa yang terjadi dengan temannya itu. Tak lama guru pun masuk.

" Assalamu'alaikum, pagi anak²"

"Waalaikumsalam"

"Waalaikumsalam"

"Pagi bu"

"Hari ini kita akan mengadakan ulangan, jadi semua buku dan ponsel masukan ke dalam tas dan simpan di depan"

Semua murid langsung memasukan buku dan ponselnya ke dalam tas lalu di simpan di depan.

1 jam kemudian

Tak terasa waktu pun tlah berlalu. Bel istirahat pun berbunyi.

Treng...... Treng......

"Baik anak²kumpulan jawaban di depan meja"

"Key udah belum?" Tanya al.

"Udah al" Jawab key.

Mereka langsung mengumpulkan jawabannya dan bergegas ke luar untuk menuju ke kantin.

        *****Sesampainya di kantin*****

"Al mau pesan apa?" Tanya key.

"Bakso sama jus jeruk" Tanya al.

"Oke" Jawab key langsung pergi ke stand bakso dan jus jeruk untuk memesan. Lalu key balik lagi ke meja.

Tak lama kemudian pesanan mereka pun datang. Setelah itu mereka menikmati makanan nyanya. Selang beberapa menit terdengar keriuhan di dalam kantin karena kedatangan tiga cowok idaman para cewek.

"Yaallah imam gw ganteng banget"

"Bian mau ga jadi suamiku"

"Dih halu lu"

"Kevan kok makin manis sih"

"Gavin jadikan aku selingkuhanmu"

"Suami²ku"

"Alay" Desis al yang dari tadi mendengarkan teriakan  itu.

"Sabar al, namanya juga fans" Ucap key sambil mengelus punggung al.

"Eh.. Eh.. Mereka kesini" Kata al sambil antusiasi melihat mereka yang mendekat ke arah mejanya.

  Key langsung melihat mereka yang emang bener sedang menuju ke arah mejanya. Akan tetapi mereka bertiga cuman melewatinya dan duduk di meja sebrangnya

"Yahh kirain mau duduk di sini" Kata al dengan lesu.

"Mana mungkin mereka mau duduk disini" Ucap key.

"kan sapa tau mau duduk sama ayangnya"ucap al.

"Emangnya bian mau sama kamu"ucap key sambil meminum jusnya.

" Ngeselin banget sih key"gerutu al.

"Al aku udah peringati jangan terlalu berharap sama bian" Kata key.

"Emang knapa sih key Kalau berharap?" Kata al.

" Ya pokonya jangan lah,aku cuman ga mau kamu sakit hati" Lanjut key dalam hati.

"Iya deh"gumam al.

********

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Dec 22, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

ALBIAN [ ON GOING ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang