05

2 1 0
                                        

Ancaman.

Tidak ada yang tidak bisa, jika kita tidak mau berusaha. Semuanya perlu usaha dan waktu. Sekarang mereka mengerti, kenapa mereka sudah tidak dapat melihat sosok yang melahirkan mereka.

Kebahagiaan hanya sementara, sisanya kepalsuan.

Kalila mengerti, dia paham. Kalila bukan lah gadis kecil bodoh yang tidak dapat mengetahui masalah keluarganya, dia sudah cukup besar untuk memahami itu, walaupun menunggu banyak waktu.

Silvana, ibunya bukan dengan tidak sengaja pergi meninggalkan mereka hanya demi semata-mata mencari uang untuk Kalila dan Keisha, dia pergi karena telah menghianati cinta ayahnya.

Silvana, pergi meninggalkan begitu banyak luka yang tertanam di hati Kalila dan Keisha yang masih membutuhkan sosok seorang ibu dimasa pertumbuhannya.

Setelah mengetahui fakta kenyataan pahit yang ibunya berikan kepada ayahnya, entah mengapa dihati Kalila muncul sedikit rasa benci kepada ibunya. Silvana pergi untuk menikah dengan laki-laki lain, dia pergi meninggalkan beban yang dia lakukan dan ditanggung oleh ayahnya.

Ibunya kelilit hutang, menjadi salah satu penyebab kenapa dia meninggalkan Arga, Kalila dan juga Keisha. Selama bersama mereka, Kalila memang sering melihat ibunya bergaya layaknya wanita kaya raya yang hanya duduk diam saja di rumah bisa mendapatkan uang berjuta-juta dan hal itu membuat Kalila semakin menaruh rasa benci kepada ibunya, sebenarnya salah, tapi ibunya benar-benar keterlaluan.

Sama hal nya dengan Keisha, dia juga mengerti setelah mendengar perbincangan Ayahnya dan juga Kakaknya malam itu. Keisha akhirnya mengerti dan Keisha benar-benar membenci ibunya.

Kini sudah tidak ada lagi rasa rindu Kalila dan Keisha kepada ibunya, mereka mencoba memulai kebahagiaan nya kembali bersama dengan Ayahnya saja, itu lebih dari cukup.

“Kak Lila, ayo main salon-salonan. Sila baru beli mainannya kemarin.” ajak gadis kecil yang berbeda satu tahun dengan Keisha itu, dia Sila. Salah satu tetangga Kalila dan Keisha.

“Ayo, siapa jadi pelanggannya?” tanya Kalila kepada Sila

“Sila aja, biar Kak Lila yang jadi mbak-mbak salonnya.” ucap Sila, kemudian dia beralih kearah Keisha yang berdiam diri didepan mereka.

“Keisha juga mau ikut main, nggak?” tanya Sila dan hanya dibalas putaran mata oleh Keisha, yang membuat Sila tidak enak kepada Keisha.

“Sudah Sila, kalau dia tidak mau main, biar kita berdua saja.” Kata Kalila kepada Sila dan diangguki oleh Sila.

Mereka berdua pun mulai bermain salon-salonan dan menghiraukan Keisha yang berdiri didepan mereka.

Keisha kesal dengan kesengajaan mereka, yang tidak menganggap Keisha berada disini, apalagi kakaknya. Kenapa dia begitu dekat dengan Sila.

Hey, Keisha cemburu, apakah Kalila tidak paham?
Huh sungguh menyebalkan.

Akhirnya Keisha memilih bermain didalam kamarnya sendirian, meninggalkan mereka berdua yang sedang asik bermain bersama.

Hampir beberapa jam mereka bermain. Sila akhirnya memutuskan untuk pulang karena dia sudah cukup capek bermain dan juga Kalila yang memilih untuk tidur siang setelah kepergian Sila.

•••

Biasanya, Arga akan pergi berangkat subuh untuk bekerja dan pulang setelah dzuhur. Arga juga hanya akan membangunkan Kalila untuk mengunci pintu setelah kepergiannya, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Namun, secara tiba-tiba Arga membangukan Keisha yang sedang tidur nyenyak dan menyuruh mereka berdua untuk segera memakai baju seragamnya dan bersiap diri.

“Papa, ini kan masih subuh, kok disuruh pake baju sekolah?” tanya Keisha kepada ayahnya.

“Kamu pake dulu aja ya bajunya, nanti papa jelasin, oke?” ujar Arga dan diangguki oleh Keisha.

Setelah mereka bersiap diri. Akhirnya Arga menjelaskan alasan kenapa dia menyuruh mereka berdua untuk bersiap-siap sepagi ini.

“Mama kalian ancam papa, mau ambil kalian dari papa. Jadinya papa bakal nitip kalian di tante Nur.” Kata Arga kepada kedua anaknya
dan untungnya mereka berdua sudah mengerti dengan kondisi keluarga, jadi Arga tidak perlu lagi menjelaskan dengan panjang lebar kepada mereka berdua.

“Kok mama ancam papa sih, lagian mana mau Keisha ikut mama.” ujar Keisha dengan kesal dan mendapat teguran dari ayahnya.

“Keisha nggak boleh begitu, mau bagaimana juga dia tetap mama Keisha.” nasehat Arga, Kalila yang mendengar ucapan ayahnya hanya mendengus. Ayahnya terlalu baik.

Setelah menitip kan kedua anaknya kepada tetangga di depan rumahnya. Arga dengan segera berangkat bekerja, setidaknya dia cukup lega karena telah menitipkan anaknya kepada tetangganya sebelum berangkat bekerja.

Arga benar-benar takut jika mantan istrinya itu mengambil kedua anaknya, Arga sudah tidak punya siapa-siapa lagi disini.

Arga tidak sadar bahwa air matanya sudah menetes sedari tadi, dia benar-benar takut kehilangan kedua putrinya yang begitu dia sayangi dan untungnya ancaman mantan istrinya tidak benar-benar terjadi.

•••

Beberapa hari ini sering terjadi hujan, disertai dengan angin kencang. Hal tersebut membuat banyak orang cukup was-was terhadap cuaca.

Seperti halnya dengan Arga, dia memperingati Kalila sebelum pergi bekerja untuk cepat-cepat berangkat sekolah, dia takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kepada kedua putrinya.

Arga juga menitipkan pesan kepada tetangganya untuk sekedar menitipkan anaknya sebelum dia berangkat bekerja.

Sungguh sesayang itu dia kepada kedua putrinya.

“Kakak, Keisha mau rambutnya diikat.” ujar Keisha seraya merengek kepada kakaknya

“Keisha, kita nggak boleh lama-lama di rumah, angin semakin kencang.” ucap Kalila memberi bujukan kepada Keisha agar tidak perlu mengikat rambutnya lagi.

Namun, Keisha tetaplah Keisha, dia tidak akan berhenti merengek sebelum permintaannya diturutin, Kalila mengehela nafasnya dengan berat dan berakhir mengikatkan rambut adiknya seperti yang diinginkan adiknya.

Setelah bersiap diri, mereka dengan segera berangkat ke sekolah dengan memakai jas hujan agar tidak terkena air hujan yang dapat membuat seragam sekolah mereka basah.

Dan untungnya minggu ini Kalila mendapatkan jadwal sekolah jam 10, sama seperti adiknya, entah bagaimana jadinya jika dia masuk jam 6 dan meninggalkan adiknya sendirian di rumah.

•••


tandain kalau ada typo.
Kamis, 07 maret 2024.

@reskyymhrn & @mhrncens

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Apr 14, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Sesuai jalurTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang