⚡Kerjasama

44 9 4
                                        

Saat ini Bae mendengus kesal, menatap ke arah Danielle yang sedang memasang posisi bersiap disampingnya.

Danielle menatap balik Bae dan tersenyum canggung. Sialan, jikalau Danielle tidak memiliki tubuh bermuatan listriknya ini, ogah banget Danielle menantang Bae yang terkenal cewek tomboy arogan itu.

Peluit dibunyikan oleh Haruto, Danielle dan Bae melesat secepat kilat.

Dipertengahan jalur, suara monitor jantung Danielle sudah mulai berbunyi. Dan syukurnya saat ini Danielle mampu mengimbangi kecepatan Bae.

Danielle sebenarnya cukup percaya diri jika membicarakan lari. Bagaimana tidak, dirinya acapkali berlari di treadmill hanya untuk membantu papa nya mengisi dinamo listrik di rumah.

Danielle melaju melewati Bae, membuat Bae nampaknya panik dan kesal disaat yang bersamaan. Bae tak mau posisi pelari keempat setelah Haruto kesayangannya itu di rebut oleh anak baru.

Jadi, ide gila terlintas di pikiran Bae.

Beberapa kali Bae mencoba mendorong Danielle, namun gagal karena Danielle selalu berhasil menyingkir.

Beberapa detik kemudian, teriakan Danielle terdengar nyaring disusul dengan Bae yang tiba-tiba terpental beberapa meter ke belakang.

Haruto dan Sunoo yang sedang menonton di garis finish memasang wajah kaget, tidak mempercayai apa yang mereka lihat.

Selanjutnya, Danielle berhasil melewati garis finish dengan masih memegang lengannya yang kesakitan. Haruto yang masih setengah bengong berujar, "Danielle pemenangnya."

Kemudian Sunoo mengatupkan bibirnya setelah mendesiskan kata, "astaga". Kemudian Sunoo menghampiri Bae untuk membantunya berdiri. Bae mencoba berdiri dengan sempoyongan disana, beberapa helai rambut pendeknya nampak berdiri dan berantakan.

Bae tidak tahu apa yang barusan terjadi padanya, karena semuanya terjadi dengan sangat cepat. Bae hanya memberikan isyarat dengan jempol pada Haruto pertanda dirinya baik-baik saja. Danielle meringis menatap keadaan Bae dan juga lengan kanannya yang tercetak bekas gigi Bae.

Ya, tadi saat dipertengahan lomba, Bae berpikiran licik untuk mencurangi Danielle. Karena mendorong dan menarik Danielle tidak berhasil, dirinya memutuskan untuk menggigit lengan Danielle supaya Danielle lengah dan dirinya bisa menang.

Namun rupanya hal itu bukannya menguntungkan Bae, malah membuatnya rugi dengan terpental beberapa meter kebelakang dan setengah tak sadarkan diri atas apa yang menimpanya barusan. Tentu saja dirinya tersengat listrik dari tubuh Danielle yang masih kelelahan karena berlari dan kaget karena serangan mendadak dari Bae.

Dengan itu, mereka berempat setuju untuk menjadikan Danielle sebagai pelari terakhir.

Dengan itu, mereka berempat setuju untuk menjadikan Danielle sebagai pelari terakhir

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Semenjak mereka memutuskan untuk berteman, Riki seringkali membuntuti Danielle. Bukannya apa, Riki hanya tak punya banyak teman, jadi Danielle adalah teman favoritnya saat ini. Seperti saat ini, tanpa mereka sadari, mereka jadi sering pulang sekolah bersama.

Danielle Who?Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang