7

90 3 0
                                    

keduanya duduk diam di ruang tunggu rumah sakit untuk memeriksakan kehamilan will yang mulai terlihat dan will sibuk dengan para korban nya akhir akhir ini dan beru sempat sekarang memeriksakan kehamilan will, tidak ada tanda tanda jika hannibal berniat untuk meresmikan hubungan mereka.

keputusan will membulat dan hannibal tidak tahu, nanti malam will akan pergi dari rumah will sejauh mungkin namun ia berharap hannibal akan menemukan nya, membawanya pulang dan hannibal merima nya serta anak mereka ,

setelah memastikan kehamilan will baik mereka segera pulang dan will hanya diam diam saja, bahkan saat sampai will langsung ke kamarnya dan bersiap untuk nanti malam.

will sudah menyiapkan semuanya dan tersusun secara terencana hingga memastikan kemana ia akan pergi, barang nya juga sudah siap dan ia memastikan hannibal sibuk di bawah tanah di ruang jagal karena ada korban nya malam ini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

will sudah menyiapkan semuanya dan tersusun secara terencana hingga memastikan kemana ia akan pergi, barang nya juga sudah siap dan ia memastikan hannibal sibuk di bawah tanah di ruang jagal karena ada korban nya malam ini.

mengendap endap will berjalan keluar rumah dan ia juga meninggalkan surat nya di tempat tidur, setelah agak jauh dari rumah will memesan taksi yang kebetulan tidak jauh dan menaiki taksi.

hannibal baru saja selesai urusan potong memotong dan membekukan jadi ia mau istirahat sekalian memeriksa keadaan will, hannibal merasa will merahasiakan seseuatu hingga lebih banyak diam, will juga sudah tidak banyak protes atau menolak bahkan sangat penurut.

saat masuk ke kamar will hannibal menemukan surat di atas tempat tidur dan segera membacanya.

"saat tuan membacanya mungkin aku sudah jauh dari sini karena tuan sangat sibuk beberapa hari ini, aku pergi jauh dan untuk itu aku minta maaf. semua rahasia akan aku jaga jadi tuan tidak usah khawatir dan aku harap suatu hari nanti kita akan bertemu lagi, hari dimana tuan akan membawaku pulang serta mengakui anak kita, hari dimana tuan akan menandaiku karena aku ingin mendampingi tuan selamanya bukan sebagai tuan dan budak saja. jikapun tidak aku tidak akan membenci."

tertanda
will yang selalu mencintai tuan

hannibal kecewa dimana saat ia memutuskan will justru pergi dan ia mau bicara tentang hubungan mereka ke depannya, hannibal mengamuk dan mengacak acak kamar setelah menarik nafas panjang bahkan ia berteriak memanggil nama will

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

hannibal kecewa dimana saat ia memutuskan will justru pergi dan ia mau bicara tentang hubungan mereka ke depannya, hannibal mengamuk dan mengacak acak kamar setelah menarik nafas panjang bahkan ia berteriak memanggil nama will.

perjalanan will cukup panjang dan sangat melelahkan hingga sampai dengan menaiki kendaraan kereta api, will istirahat sejenak meregangkan badan dan berharap perutnya tidak sakit lagi.

"kau adalah will?"

will mendongak dan tersenyum.

"tuan patrick"

"syukurlah akhirnya kau sampai juga, aku pikir aku terlambat"

"tidak tidak. aku juga baru sampai hanya saja aku sangat lelah jadi aku duduk sebentar"

"mau lanjut istirahat, aku bisa menunggu apalagi kau sedang hamil will"

"langsung saja, rumahnya tidak terlalu jauhkan?"

"lumayan juga, aku harap kau betah"

patrick membawa dua tas will dan will berjalan di belakang sambil memegan perutnya, mereka langsung berangkat segera setelah masuk ke dalam mobil.

"berapa usia kehamilan mu?"

"tiga bulan"

"kupikir kau bersama pasangan mu?"

"aku tidak tahu ia akan datang atau tidak patrick, aku menunggunya"

patrick jadi tidak enak dan mereka sampai di rumah kecil pinggir hutan yang akan di tempati will, patrick sendiri tinggal tidak jauh namun hanya patrick tetangganya dan itu yang will inginkan.

patrick jadi tidak enak dan mereka sampai di rumah kecil pinggir hutan yang akan di tempati will, patrick sendiri tinggal tidak jauh namun hanya patrick tetangganya dan itu yang will inginkan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"jika kau butuh sesuatu kau bisa datang menemuiku atau menelponku will, jalan kaki hanya lima menit saja dan aku siap menbantu kapanpun kau mau"

"aku harap aku tidak merepotkan mu, kau sudah banyak membantuku"

will menyerahkan amplop berisi uang sewa pada patrick dan patrick menereimanya lalu pamit pulang karena ia juga harus pergi karena ada urusan di kota lagi.

will tersenyum dan rumah nya sangat hangat serta nyaman serta will tercengang melihat isi lemari makanan dan kulkas yang penuh dan lengkap, will memutuskan untuk istirahat setelah makan karena ia sangat lapar.

saat berisitahat will merindukan hannibal karena ia sudah terbiasa dengan hannibal, sebenarnya will ragu dengan hannibal yang akan menjemputnya untutk mating lalu will mengusap perutnya nya sambil memanggil hannibal.

patrick banyak membantunya dan kapanpun saat membutuhkan sesuatu maka patrick siap, saat tidak kerja patrick akan menemani will dan sudah lama will tidak merasa hidup lagi karena tinggal bersama hannibal sangat berbeda dengan patrick namun cinta nya tetap sama.

perut will semakin besar membuat patrick kasihan. karena will tinggal sendiri, maka jika ada waktu akan ia habiskan dengan menemani will bahkan hingga saat will melahirkan ia akan siap.

tbc

Master & Slave (end)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang