Jimmy mengangguk "jadi kamu masih inget?"
Sea masih menatap Jimmy tak percaya orang yang sudah lama sekali tak ia jumpai kini berada didepannya
Flashback on
"Hia tunggu sea" anak kecil berumur 6 tahun itu mengejar seseorang dengan nafas yang tersengal-sengal
"Ayo dong kejar hia, wuuuuu sea kalah sea kalah" ucap anak laki laki yang melihat kebelakang kearah anak kecil yang tengah mengejarnya, umur mereka hanya berbeda 3 tahun
"Hia tungguin"
"Awssstt, hiks sakit hia" ringis sea terjatuh dan menangis
Jimmy yang mendengar ringisan dan tangisan sea langsung menoleh kebelakang, dia terkejut melihat sea yang terjatuh lalu berlari ke arah sea dan menghampiri sea
"Sea kamu gapapa?" Panik Jimmy mengecek keadaan sea, mata Jimmy membelalak kaget melihat banyak darah yang keluar di daerah dengkul sea, sea terjatuh mengenai batu tajam
Jimmy menggendong sea untuk membawanya pulang ke rumah Jimmy
Sesampainya Jimmy dirumahnya, Jimmy mendudukkan sea diatas sofa yang berada di ruang tamu rumahnya, dia segera berlari untuk mencari sesuatu
"Mami mami" teriak Jimmy saat menemukan orang yang dia cari
"Iya kenapa sayang?" Ucap lembut Jasmin mengelus kepala sang buah hatinya
"Mami tadi sea terjatuh kaki nya berdarah banyak"ucap Jimmy menjelaskan
"Ayo mami cepat obati sea dia kesakitan mami kasian" Jimmy menarik narik lengan Jasmin, Jasmin pun mengikuti anaknya, sangat lucu rasanya saat melihat Jimmy mengkhawatirkan sea yang sudah Jimmy anggap adiknya sendiri
Jasmin dan Jimmy menghampiri sea yang masih menangis sesegukan di sofa
Jasmin mengambil kotak p3k yang berada diruang tamu
"Mana yang sakit sayang" ucap Jasmin mengelus puncak kepala sea
"Ka-ki s-ea sa-sakit" ucap sea masih sesegukan
"Mami obatin dulu ya?" Ucapnya dengan lembut dan penuh kasih sayang
"Eng-engga mau sa-sakit hiks" sea merengek menghindarkan kakinya dari Jasmin dia tidak mau diobati karna takut semakin sakit saat diberi obat
"Sakitnya cuma sebentar ko, biar cepet sembuh, kan kalo sembuh sea bisa main lagi sama hia nanti" jasmin meyakinkan sea agar anak kecil itu mau untuk diobati
"Iya sea, nanti kalo sea udah sembuh kan kita bisa lomba lari lagi, nanti kalo sea menang ada hadiah nya loh" ucap Jimmy ikut membujuk sang adik
"Mau ya?" Jasmin bertanya lagi lalu mengecup puncak kepala sea untuk menenangkan anak itu
Sea mengangguk lalu memeluk tangan Jimmy dan menaruh wajahnya dipundak Jimmy, sea takut untuk diobati
Jimmy yang tau perasaan sea Jimmy mengelus kepala sea dengan lembut penuh kasih sayang
"Aaaaaa sakit" sea teriak saat Jasmin mulai mengobati kakinya, cengkraman sea semakin erat dia menangis merasakan perih di kaki nya
KAMU SEDANG MEMBACA
Too DIFFICULT
Tienerfictie"jika aku nanti sudah tidak ada, kamu harus tetap ceria seperti ini ya banyak orang yang ingin melihat mu bahagia termasuk aku" Kisah cinta seorang dokter yang ternyata pasangannya akan menjadi pasien pribadinya
