Persetan aturan cinta tak tertulis di atas batu
Apa kau ingin menjadi benar atau kau ingin menjadi muda
Lagu cinta untuk akhir dunia
Sekarang bantu aku nyanyikan ini bersama
.
.
.
Sepulang dari rumah keluarga Jevano, baik Suzy maupun Jevano dihadapkan dengan kesibukan masing masing. Suzy dengan persiapan pernikahan sang ayah, sementara Jevano fokus pada turnamen nasional nya.
Tapi Suzy masih menyempatkan waktu untuk menonton setiap pertandingan Jevano secara langsung. Meski memang selalu beralasan bahwa ia dateng karena Sharon bukan karena Jevano.
Juga Suzy kerap bulak-balik antara ibu kota dan kota sebelah karena pesta pernikahan akan diadakan disana. Juga Suzy mau ibu sambung nya mendapatkan pernikahan yang wah dan membuat ia merasa seperti ratu meski sehari. Mengingat yang didapatkan oleh sang ayah adalah seorang gadis yang baru pertama kali menikah, maka wajar kalau calon ibu nya yang hanya berbeda 4 tahun diberikan hal setara dan terbaik.
"Ayang kapan balik ke rumah bunda lagi? Aku ikut ya, kan ada libur 3 hari sebelum play off." Kata Jevano dengan senyum sumringah.
"Ayang ayang, kita tuh udah putus masih ayang ayang." Jawab Suzy, dengan nada galak.
"Persetan sama putus putus itu, gak ada yang mengiyakan kok, kita cuma hiatus alias break sebentar."
"Kata gue loe terlalu baik sih kak setelah apa yang anak tantrum ini lakuin." Sahut Vale yang berada di sebelah Jevano.
"Gue sih udah gue putusin juga gak mau urusan lagi sih kak, bisa lupa anniversary lalu mabuk bersama mantan, ih blacklist aja gak sih." Sahut Sharon.
"Loe pada kenapa suka banget ya liat gue sama si kakak rungkad, dasar pihak oposisi, jomblo akut." Ucap Jevano pada kedua teman se tim nya.
Suzy tak berkomentar apapun, hanya menikmati obrolan yang berubah menjadi perdebatan antara teman se tim, sembari memakan pesanan nya yang baru saja datang.
Sebenarnya untuk Suzy, selama sang kekasih tidak melakukan kekerasan fisik dan verbal atau berselingkuh, semua masih bisa dijalani, dengan catatan masih ada rasa memiliki dan keinginan untuk memperbaiki diantara mereka.
Juga diluar daripada sikap menyebalkan nya, Jevano itu kekasih yang cukup pengertian, loyal dan royal. Mengingat pendapatan nya dibagi 4 , untuk tabungan, orang tua, dirinya sendiri dan Suzy, ya Suzy mendapat jajan dari sang kekasih meski ia sudah menolak karena merasa status nya belum menjadi istri. Tapi pada akhirnya Suzy menerima dan menjadikan uang pemberian Jevano sebagai tabungan, entah untuk pernikahan atau keperluan mendadak. Ditambah setiap kali kemana mana, Suzy tidak diperkenankan mengeluarkan uang, meski kadang Suzy memaksa.
"Kata gue gak usah dengerin bisikan setan menyerupai teman, karena semua tau bang Vale adalah siluman buaya super sementara Sharon penyihir jahat yang suka HTS an." Kata Jevano lagi.
"Eh kak kan katanya sepupu gak boleh pacaran, kayak gimana gitu kalau pacaran." Kata Vale mengabaikan Jevano.
"Mana ada, sepupu dari mana, juga tante gue tuh ibu sambung ya, buaya satu ini, mangsa nya seabrek masih aja punya orang mau ditikung."
"Lah punya orang lebih menantang apalagi kalau Kak Suzy, kak Suzy berhak dapet lebih dari 1 pacar bahkan suami."
"Emang ya simpenan tante tante hobi jadi perebut bini orang."
"Lah kan tante nya kak Suzy."
Ya perdebatan tak penting kembali berlanjut, sementara Suzy memilih untuk membahas boy grup kesukaan nya bersama Sharon, tak peduli dengan Jevano dan Vale yang terlihat sangat kekanakan itu.
.
Ya tikungan nya banyak , sabar Jevano
KAMU SEDANG MEMBACA
Trouble
Fanfiction8/? BTS x Suzy song fiction Smoga hidup kita trus begini-gini saja Walau sungai meluap dan kurs tak masuk logika Smoga kita mencintai apa adanya Walau katanya skarang ku bisa masuk penjara (Cincin by Hindia)
