[ JANGAN LUPA FOLLOW ]
Hong Eunchae, seorang anak remaja yang baru duduk di bangku SMA harus bergulat dengan kompleksitas kehidupan, memulai perjalanan luar biasa yang melampaui waktu dan menyalakan kembali api cinta dalam keluarganya. Jalannya terj...
Joshua dan Jisoo sedang duduk di ruang tamu. Wajah mereka mencerminkan kecemasan yang mendalam namun penuh harapan. Sudah dua minggu sejak Eunchae menghilang, dan ketidakpastian telah membuat mereka gelisah.
Tanpa mereka sadari, pintu rumah terbuka perlahan, dan Eunchae melangkah masuk. Dia berhenti sejenak, menatap kedua orang tuanya yang sedang berbincang dengan cemas.
Saat Eunchae melangkah lebih jauh masuk ke ruang tamu, Joshua yang pertama kali melihat putrinya. Matanya melebar karena terkejut.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" Hong Eunchae!" seru Joshua, suaranya penuh kelegaan dan kebahagiaan.
Jisoo segera berbalik, melihat putrinya yang berdiri di sana. Dengan cepat, dia bangkit dan berlari ke arah Eunchae, memeluknya erat-erat. Air mata mengalir di wajahnya.
" Eunchae, sayang! Kamu darimana saja, Nak! Maafkan kami, maafkan Eomma," isak Jisoo menangis sambil memeluk putrinya, air mata kebahagiaan membasahi wajahnya.
" Kami sangat khawatir, Nak. Kami sangat merindukanmu." ucap Joshua segera bergabung, memeluk keduanya dengan penuh kebahagiaan.
Eunchae merasa dadanya sesak oleh campuran emosi kebahagiaan, kelegaan, dan cinta yang mendalam. Dia memeluk orang tuanya erat-erat.
" Aku juga merindukan kalian, maafkan aku, Appa..Eomma!." ucap Eunchae dengan suara bergetar.
Jisoo dan Joshua menatap putri mereka, masih tidak percaya bahwa anak mereka benar-benar kembali.
" Kamu baik-baik saja? Di mana kamu selama ini, Sayang?" tanya Jisoo dengan nada khawatir.
" Aku punya banyak cerita untuk kalian. Tapi yang paling penting adalah, aku sekarang di sini. Dan aku berjanji tidak akan pergi lagi. Maafkan aku, Eomma." ucap Eunchae tersenyum, menghapus air mata di wajahnya.
Joshua dan Jisoo tersenyum lega, memeluk putri mereka sekali lagi.
" Kami akan selalu bersama-sama, Nak. Tidak ada yang bisa memisahkan kita," ucap Joshua dengan tegas.
Jisoo masih memeluk putrinya erat-erat, air mata kebahagiaan mengalir di pipinya. Dia melepaskan pelukan perlahan, menatap wajah Eunchae dengan penuh cinta dan ketulusan.
" Eunchae-ya, tolong jangan pernah lagi melakukan ini. Eomma sungguh tidak sanggup hidup tanpa kamu, putri kesayangan Eomma." ucap Jisoo lembut, suaranya bergetar karena emosi.
" Maafkan aku, Eomma. Aku tidak akan pernah pergi lagi. Aku janji." ucap Eunchae menatap ibunya dengan mata berkaca-kaca, merasa kehangatan dan cinta yang begitu mendalam.
" Eomma sangat mencintaimu. Kamu adalah segalanya bagi Eomma dan Appa." ucap Jisoo tersenyum lega, mengusap pipi putrinya.
Eunchae mengangguk, merasa beban di hatinya terangkat. Dia memeluk ibunya lagi, merasakan ketenangan dan kehangatan yang hanya bisa ditemukan dalam pelukan seorang ibu.