16

266 15 0
                                        

SEOUL, 2024

INT. INCHEON AIRPORT - PAGI

Joshua menutup panggilan teleponnya dengan Sean, tampak lega setelah memastikan semua pengaturan untuk liburan mereka ke Italia sudah selesai. Jisoo dan Eunchae terlihat sangat antusias, wajah mereka dipenuhi dengan senyuman lebar dan mata mereka bersinar dengan kegembiraan.

" Aku sudah lama ingin kita bertiga berlibur ke Italia. Ini akan menjadi liburan yang tak terlupakan." ucap Jisoo tersenyum.

" Aku tidak sabar untuk melihat Menara Pisa dan mencoba semua pasta di sana, Eomma.. Appa!" ucap Eunchae bersemangat.

Joshua tersenyum melihat kegembiraan keluarganya. Hiruk pikuk di bandara dengan suara pengumuman penerbangan dan orang-orang yang berlalu-lalang menambah euforia liburan mereka.

" Ayo, kita check-in dan bersiap untuk petualangan baru, Eunchae-ya." ucap Joshua sambil merangkul Jisoo dan Eunchae.

Mereka bertiga berjalan menuju counter check-in, melewati keramaian bandara dengan semangat tinggi. Eunchae memegang tiket pesawatnya dengan erat, sementara Joshua dan Jisoo saling menggenggam tangan, merasa lebih dekat dan lebih bersatu dari sebelumnya.

...

INT. CHECK-IN COUNTER - PAGI

Petugas check-in tersenyum ramah saat keluarga kecil itu memberikan paspor dan tiket mereka. Setelah semua prosedur selesai, mereka menuju area keberangkatan.

" Aku sudah bisa membayangkan betapa indahnya Italia!" ucap Eunchae melompat kegirangan.

" Dan kita akan menikmati setiap momen bersama kita." balas Jisoo tertawa.

" Kita akan membuat kenangan indah yang akan kita bawa selamanya." ucap Joshua dengan penuh kasih sayang.

...

INT. RUANG TUNGGU KEBERANGKATAN - PAGI

Joshua, Jisoo, dan Eunchae duduk di bangku penantian keberangkatan. Suasana bandara ramai dengan penumpang yang berlalu-lalang, dan sesekali pengumuman penerbangan terdengar di pengeras suara. Wajah mereka tampak antusias dan bahagia menantikan liburan ke Italia.

Namun, Eunchae mulai mengeluh lapar, perutnya berbunyi kecil yang membuatnya merasa tidak nyaman.

" Appa, aku lapar," ucap Eunchae sambil memegangi perutnya.

" Baiklah, kita pergi sarapan dulu. Bagaimana kalau kita makan di cafe yang ada di bandara?" ucap Joshua tersenyum, memandang putri kecilnya dengan kasih sayang.

" Itu ide yang bagus, sayang. Ayo kita pergi." ucap Jisoo mengangguk setuju.

Joshua berdiri dan membantu Eunchae berdiri dari bangku. Mereka bertiga kemudian berjalan menuju cafe yang terletak tidak jauh dari ruang tunggu keberangkatan. Cafe tersebut terlihat nyaman dan mengundang, dengan aroma kopi dan roti panggang yang menguar di udara.

...

INT. CAFE BANDARA - PAGI

Mereka memasuki cafe dan mencari meja yang kosong. Setelah duduk, pelayan datang menghampiri mereka dengan senyuman hangat.

" Selamat pagi, ada yang bisa saya bantu?" tanya pelayan.

" Kami akan pesan tiga set sarapan lengkap, satu dengan tambahan pancake untuk putri kami. Dan tolong tambahkan kopi untuk kami berdua." ucap Joshua memandang menu sejenak sebelum memesan.

" Baik, pesanan Anda akan segera kami siapkan." ucap Pelayan mencatat pesanan mereka dan mengangguk.

Sambil menunggu pesanan datang, mereka berbincang-bincang tentang rencana liburan mereka di Italia. Eunchae tampak sangat bersemangat, matanya berbinar penuh antusiasme.

KEMBALI KE PELUKAN WAKTUCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang