TRANSMIGRASI SERIES 4
~WTF?! I transmigrated into a mermaid?!
Lo mau plagiat? Copycat? Atau Copy paste? Minimal lo harus punya 20.000 followers kayak seleb-seleb di luaran sana dan punya tampang kayak Jennie Blackpink. Mana sih yang suka plagiat itu...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
•••
Cahaya rembulan bersinar terang, hari ini sang bulan menampakkan wujud bulat penuhnya, awan nampak cerah. Cahaya bulan menerangi beberapa area yang dapat terjangkau.
Dibawah langit, gadis itu duduk di atas bebatuan karang. Ekor indahnya berkilauan saat terkena cahaya bulan.
Selena menjauh dari keramaian untuk sejenak, berenang di sungai yang letaknya tidak jauh dari Redmoon pack tidak buruk juga. Aliran sungai itu terhubung dengan laut. Dia bosan berkumpul di antara makhluk yang sebagian besarnya adalah kaum manusia serigala *Werewolf, bahkan sejak birthday party itu dimulai Selena hanya fokus untuk makan sampai kenyang.
Food number one. Begitulah pikirnya, apalagi yang gratisan itu biasanya lebih nikmat. Baru kali ini dia bisa mencoba daging rusa, dan beberapa makanan disana dia belum pernah melihatnya.
Oh ya, selain bertemu dengan anggota pack, Selena juga bertemu dengan orangtua Ophelia. Keduanya baik dan penuh perhatian. Mereka memperlakukan Selena bagaikan anak kandungnya sendiri. Ophelia masih di dalam mansion untuk menghabiskan waktu bersama keluarganya sambil bertukar kabar.
Sepasang sayap hitam mengepak dari kejauhan, dia sang kegelapan, malam adalah waktu paling tepat untuk keluar. Tidak semua orang bisa menatap sayap dan rupanya yang unik.
Harum mawar, bunga cempaka, dan juga air hujan menusuk indra penciuman nya. Sosok itu mencari sumber bau itu dengan amat tergesa-gesa, sampai pandangan nya bertemu dengan objek indah yang memukau. Dia terus menghirup aroma itu dengan rakus, wangi yang memabukkan itu bagaikan candu.
Efeknya seperti narkotika, dia merasa enggan untuk berhenti menghirupnya.
Sosok itu ber smirk. "I found you."
Meskipun enggan meninggalkan keindahan ini, tetapi ada pekerjaan lain yang perlu dia kerjakan. Sosok itu pergi dan menghilang dengan sekejap mata.
Bulu-bulu halus di leher Selena meremang, dia merasa di perhatikan.
Kenapa udara mendadak terasa lebih dingin dan menusuk?
Apa jangan-jangan di dunia immortal juga ada hantu?
Ugh, Selena tidak takut dengan hantu. Hanya saja dia takut jika tiba-tiba ada jumpscare, dengan perasaan sedikit tidak enak, gadis itu berenang ke tepian dan mengubah ekornya menjadi sepasang kaki jenjang. Selena melangkahkan kakinya masuk kedalam mansion dengan jantung yang sedang berdetak kencang, huhh mengerikan.