09

236 39 102
                                    

Happy Reading Dreamy!

🖤🖤🖤

ʟᴀsᴛ ᴛᴇᴀʀs

ʟᴀsᴛ ᴛᴇᴀʀs

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

•••

"Hoaaaamm..."

Selena mengucek matanya pelan, melirik jam dinding di kamar itu. Ternyata sudah jam tiga sore, lantas dia bergegas membersihkan dirinya terlebih dahulu. Selesai mandi, Selena berjalan di mansion sambil mencari keberadaan Ophelia, kepalanya mencoba mengingat-ingat sesuatu.

"Kayak ada yang kelupaan, tapi apa?"

Apakah dia melupakan sesuatu?

Selena tidak ingat, hal terakhir apa yang dia lakukan. Gadis itu menggaruk lehernya yang tidak gatal. Saat melewati tempat latihan para warrior, mendadak dia merasa dejavu akan sesuatu. Entahlah, dia tidak tau.

"Gue pernah kesini?" Bingung nya.

Mengendikkan bahu acuh, dia lanjut berjalan sampai area ruang tamu.

Oh ya, mansion milik orangtua
Ophelia memang berjarak tidak jauh
dari mansion pack, maka dari itu
Selena bisa masuk kedalam mansion
pack dengan mudah. Di ruang tamu,
dilihatnya Ophelia tengah duduk
santai sambil membaca buku tebal.

"El?"

"Naon?" Sahut Ophelia.

"Lo gue cariin kemana-mana, ternyata ada dimari. Afaan tuch?" Keponya menunjuk gelas putih di atas meja.

"Koffi hitam, aaaahhh seger banget."

"Kalau kata mang Taufik, serufut tifis-tifis biar rasanya manis." Selena tertawa ngakak mendengar ucapan Ophelia, teringat dengan perkataan mang Taufik, penghuni kontrakan di sebelah kontrakan mereka. Pria penyuka kopi hitam itu memang kocak.

"Gaya lo mirip mang Taufik,"

"Udah cocok banget jadi bininya!"

"HMP?!" Ophelia hampir menyemburkan kopi di mulutnya.

"Edan lo? Dia udah berbini anjege!"

"Gakpapa, kan bisa daftar jadi selir."

"Ogah lah gue jadi selirnya, emang gue apaan?!" Celetuk Ophelia. "Lagian gue gak doyan cowok modelan mang Taufik yang gaya rambutnya ala di terjang angin topan." Imbuhnya. Hey, idaman Ophelia itu yang rambutnya macho.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 07, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

LAST TEARS [TRANSMIGRASI - END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang