5

168 13 0
                                    

wayne meminta untuk seminggu sekali ia akan mengirim makanan dan minuman untuk semua penghuni penjara agar mereka senang dan ia melakukan itu karena arthur, gordon terkejut dengan keputusan wayne namun ia setuju setuju saja,

sepulang menemui arthur dan gordon, wayne memanggil robin ke ruang kerjanya.

"kau memanggil ku?"

"ya duduklah"

robin duduk di hadapan wayne.

"ada yang harus aku katakan padamu dan aku mau kau mengendalikan emosi mu, apapun yang aku katakan jangan membuatmu bertindak gegabah robin"

robin menghembuskan nafas.

"akan aku coba"

"kau bertanya padaku tentang siapa laki laki yang kau temui bukan?"

"ya itu benar, sepertimya ia laki laki yang baik dan entah kesalahan apa yang ia buat"

"ia disana untuk mu, ia di tangkap gordon karena ia menyerahkan diri dan mengakui kalau anak buah nya sudah membuat mu kehilangan orang tua"

"apa maksudmu ia adalah......tidak mungkin"

"ayo, aku akan membawa mu menemui nya dan kau bisa menghabisi nya untuk membalas dendam mu dan aku janji tidak akan menghentikan mu"

robin bangkit dengan segera dan ia terbakar amarah namun ia sudah berjanji untuk tenang, keduanya pergi menemui gordon lagi karena gordon meninggalkan pesan dan ada yang harus ia tunjukkan.

🔫

saat masuk ke kantor gordon, keduanya bingung melihat beberapa orang terborgol, gordon menyilakan keduanya duduk dan akan mengatakan sesuatu yang penting.

"mereka inilah pembunuh orang tua mu robin, kami menangkap mereka karena nama mereka tercantum dalam daftar orang. orang yang suka membuat masalah di luar perintah joker"

wayne menggenggam pergelangan tangan robin agar tetap tenang.

"mereka tidak di perintah untuk menyakiti siapapun, mereka di perintah untuk mengacaukan semua nya dan joker tidak tahu kalau mereka membuat orang tua mu tewas robin"

"bajingan"

gigi robin gemeretak dan ia benar benar marah, ia menatap jijik mereka satu persatu hingga wayne harus membawa robin pergi segera ke rumah sakit atau akan ada kekacauan di kantor polisi.

kedua nya sesampai di rumah sakit langsung ke ruang icu dimana arthur berada dan robin tidak tahu mengapa mereka pergi ke sana lalu masuk ke salah satu ruangan vvip, robin terpaku melihat keadaan arthur.

"silahkan, kau sudah dengar kebenaran nya kan jadi lampiaskan amarah mu yang membabi buta tanpa peduli kebenaran nya kan?"

robin memandnag wayne lalu memandang arthur namun tidak lama robin berlari pergi keluar dari rumah sakit entah kemana dan wayne akan memberikan waktu pada robin untuk menenangkan diri, wayne terduduk dekat tempat tidur arthur.

"kapan kau akan bangun, apa kau tidak lelah tidur hingga hampir satu minggu"

wayne memegang jari jari arthur.

🔫

arthur melihat sekitar nya dengan tatapan kosong karena usaha nya gagal membuat nya akan melakukan nya lagi namun untuk sekarang ini ia tunda dulu, tidak lama kemudian pintu terbuka membuat arthur terdiam melihat siapa yang masuk.

robin berlari keluar kamar arthur menemui dokter dan wayne yanga sedang berbincang.

"arthur...... ia sudah siuman"

ketiga nya bergegas ke kamar arthur dan benar, arthur hanya menatap mereka tanpa mengatakan apapun sedangkan dokter memeriksa keadaan arthur.

arthur menatap robin dengan tatapan yang membuat robin memalingkan wajah nya karena ia tahu apa arti tatapan itu. wayne meraih tangan arthur.

"robin sudah memaafkan mu karena bukti mengatakan kau tidak bersalah, sedangkan aku seharusny tidak seegois itu dan aku benar benar minta maaf arthur, oh iya kau akan bebas setelah keluar dari rumah sakit dan menjadi tahanan rumah di rumah ku serta wajib lapor untuk memastikan kau tidak berulah lagi"

arthur hanya tersenyum, dokter melarang nya untuk berbicara dulu karena luka di lehernya.

"aku minta, jangan melakukan hal bodoh ini lagi karena ada ku dan robin"

"woi jangan bawa bawa aku"

robin nyeletuk dan wayne tertawa, arthur hanya tersenyum.

beberapa hari arthur di rawat di rumah sakit dan wayne bersama gordon menjemput arthur untuk di bawa langsung ke rumah wayne, arthur terdiam melihat rumah tua indah dan kokoh milik wayne.

"ini indah"

hanya itu kata yang bisa ia katakan, wayne mengantarkan arthur ke kamar di lantai dua karena disana ada kamar yang luas dan memiliki pemandangan yang indah, arthur memilih tetap di kamar saat gordon akan pulang karena ia menikmati pemandangan yang indah.

robin sendiri sedang tidak ada karena ia harus ikut pelatihan kepolisian dengan gordon sebagai pengawas nya, wayne senang arthur menikmati kamar yang ia siapkan dan wayne mencintai mata itu yang sekarang terlihat lebih hidup.

tbc

I'm Tired Batsy (end)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang