06

248 56 6
                                        

Aku rela oh aku rela
Bila aku hanya menjadi
Selir hatimu untuk selamanya

.

.

.

Suzy sadar jika ia tak bisa terus-menerus bermain kucing-kucingan dengan Taehyung, terlebih karena mereka akan menghadiri acara yang sama, acara penghargaan akhir tahun yang diadakan diluar Korea. Suzy akan menjadi pembawa acara sementara Taehyung akan tampil dan mungkin membawa beberapa penghargaan.

Pertemuan mereka terjadi lebih cepat daripada prakiraan Suzy, karena Taehyung menaiki pesawat yang sama dengan nya. Suzy agensi itu pasti rencana dari agensi mereka.

"Noona, apakah sudah puas bermain petak umpet nya?." Tanya Taehyung, yang akan menjadi teman perjalanan nya selama di pesawat. Suzy tak menjawab, mengabaikan Taehyung yang langsung duduk disebelah nya.

"Aku putus dengan mantan ku." Bisik Taehyung, membuat Suzy langsung menoleh.

"Ah, bukan urusan ku." Jawab Suzy cepat, meski sebenarnya ia cukup terkejut, karena seingat nya hubungan mereka ini baru hitungan bulan.

"Itu urusan mu noona, bertanggungjawab lah kan kau salah satu sebab dari retak nya hubungan kami."

Suzy mendelik, lalu memukul Taehyung dengan boneka rilakumma besar yang sedari tadi berada di dekatnya. Tapi bukannya berlindung, Taehyung justru mempersembahkan dirinya untuk dipukuli.

"Kau, jangan bawa bawa aku ke hubungan toxic mu, kau yang menyeret ku masuk ke skenario aneh ini dan terjebak." Ucap Suzy dengan nada kesal nan kentara, sudah tak ada lagi kendali diri nya.

"Tapi noona duluan kok yang meminta untuk ditarik, siapa suruh mencium ku?."

"Aku mabuk dan tak sadar, kalau sadar mungkin yang kulakukan adalah menganiyaya mu, karena wajah mu mengesalkan. Juga, aku tak perlu bertanggung jawab apapun, karena bukan aku yang menginginkan hubungan settingan ini, juga aku sudah menawarkan opsi putus. Pun bukan salah ku jika mantan mu ikut acara perjodohan sementara kalian masih berstatus sebagai sepasang kekasih. Aku justru korban dari racun yang kalian sebabkan."

"Yasudah aku minta maaf kalau begitu, aku tau sedari dulu sampai sekarang aku selalu menyakiti mu, tapi aku akan egois dan tak akan melepas mu."

"Begitukah? Selir tak berhak mengatur ratu Kim, semua keputusan ada ditangan ku, entah aku ini lanjut atau berhenti juga yang menilai kau layak atau tidak nya."

"Baiklah, tak apa juga sih, toh kau memang pantas memiliki lebih dari satu pria.*

Suzy mendelik, kenapa respon Taehyung tak sesuai dengan harapan nya. Tetapi daripada mencoba membalas, ia memilih untuk tidur, karena perjalanan masih panjang dan terlalu berharga untuk sekedar berdebat dengan junior nya.

.

Agensi nya membuat kebohongan publik ini ke level serius, karena mereka tidur di hotel yang sama, berangkat ke event dengan kendaraan yang sama dan duduk bersebelahan. Seolah sedang memberitahukan pada dunia bahwa Suzy dan Taehyung adalah simbol dari kencan publik yang diterima oleh publik.

Dan berapa muak nya Suzy, saat Taehyung benar-benar bertingkah seperti kekasih yang sedang jatuh cinta dan melindungi selayaknya pangeran berkuda.

"Ah she is my girlfriend and all of you will hear good news soon."

Ya, dengan kesadaran penuh Taehyung mengatakan kalimat aneh seperti itu. Suzy tau memang agensi yang menyuruh tapi tak mungkin agensi menaikkan level kebohongan tanpa persetujuan nya.

Dan benar saja, hanya dengan satu kata itu, mereka kembali menjadi headline dari berbagai artikel, yang isi nya adalah prediksi bahwa sebentar lagi mereka akan mengumumkan pernikahan.

"Apa kau sudah gila?." Tanya Suzy, menatap Taehyung yang tampak tenang menikmati makan malam nya.

"Ya, selir ini bisa jadi raja kan?."

.

Taehyung memanfaatkan media dengan baik

Selir HatiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang