Xiao Zhan berdiri satu meter dari gerobak roti kukus. Penjual roti kukus masih tidak melihatnya. Penjual itu masih fokus melayani pembeli roti kukusnya.
Ketika pembeli terakhir pergi, Xiao Zhan memperpendek jaraknya. Matanya yang berbinar tertuju pada roti kukus yang putih dan terlihat lembut.
"Apa yang sedang kamu lakukan di sini?! Cepat sana pergi!" Sebelum sempat Xiao Zhan berbicara, penjual roti kukus itu meneriakinya dan mengusirnya.
Xiao Zhan mengangkat matanya, melihat ekspresi garang di wajah penjual roti kukus itu. Sepertinya penjual itu salah paham tentangnya.
"Bisakah aku menukarkan jasaku dengan dua roti kukus ini?" tanyanya dengan mata yang masih berbinar. Xiao Zhan masih berharap penjual roti kukus itu berbaik hati padanya.
Sayangnya, kenyataan pahit menampar wajahnya.
Penjual roti kukus itu melihat penampil lusuh Xiao Zhan; wajahnya sehitam tinta, rambutnya yang digulung sangat kotor, dan pakaiannya penuh dengan tambalan di mana-mana. Ditambah lagi saat ini tubuh Xiao Zhan sangat kurus.
Setelah mengamati penampilan Xiao Zhan, penjual roti kukus itu mencibir, "Dengan kondisimu saat ini, kamu masih menawarkan jasamu? Lebih baik pergi dari sini! Aku tidak butuh jasamu!"
Suara penjual roti kukus itu sangat keras sehingga beberapa orang melirik ke arah Xiao Zhan.
Xiao Zhan yang masih diteriaki oleh penjual roti kukus itu seketika mengubah raut wajahnya. Dia menjadi tersinggung dengan perkataan penjual roti kukus itu. Ada apa dengan kondisinya saat ini? Apa salah jika seorang pengemis menawarkan jasanya?
"Untuk apa kamu masih di sini?! Cepat pergi! Jangan menghalangi pembeli yang datang!" Penjual itu berteriak lagi ketika melihat Xiao Zhan masih berdiri di depan gerobak makanannya sambil terus menatap dirinya.
Karena sudah tidak tahan dengan teriakan penjual roti kukus itu, Xiao Zhan mengeluarkan kekesalannya. "Memangnya kenapa dengan kondisiku? Apa salahnya jika seorang pengemis menawarkan jasanya? Setidaknya aku tidak meminta roti kukusmu dengan gratis."
"Apa kamu buta? Tidakkah kamu melihat penampilanmu saat ini? Sungguh menjijikkan!" Kali ini bukan penjual roti kukus yang berbicara menghinanya, melainkan orang lain yang memakai pakaian seperti seorang pelayan dari keluarga kaya.
Xiao Zhan meliriknya dengan tajam. Beraninya orang ini menghinanya! Tidak tahukah orang itu sebelum aku menyebrang, aku adalah pewaris sah dari keluarga terkaya di Chongqing?! Dia sangat ingin mengeluarkan kalimat itu untuk menampar wajahnya. Sayangnya, tempat ini bukan Chongqing ataupun China, tapi Kerajaan Daqi yang tidak ada dalam sejarah China.
"Nak, dengan kondisimu saat ini tidak ada orang yang ingin memperkerjakanmu." Seorang pria tua yang membuka lapak di sebelah penjual roti kukus berbicara mengingatkan Xiao Zhan.
Dengan tambahan suara yang terus mengaitkan kondisinya saat ini membuat Xiao Zhan berkedip bingung. Setelah dia mendapatkan ingatan dari pemilik tubuh aslinya, dia hanya memerhatikan pakaian yang dikenakannya. Dia tidak melihat keseluruhan penampilannya saat ini karena dia tidak menemukan cermin ataupun air yang dapat memantulkan penampilan dirinya. Tapi dia tahu bahwa tubuh ini sangat kurus.
Apa mungkin karena tubuh ini sangat kurus? Xiao Zhan bergumam dalam hatinya.
Xiao Zhan melihat kembali ke arah penjual roti kukus yang masih memasang wajah garangnya. Kemudian, dia melirik ke sekiranya yang tanpa disadari banyak orang yang mengerumuni dirinya dengan sorot mata yang menghinanya.
Xiao Zhan semakin marah dan tersinggung. "Kalau begitu aku tidak membutuhkan dua roti kukusmu!" teriaknya pada penjual roti kukus itu.
Setelah itu, Xiao Zhan melarikan diri dari kerumunan orang yang mengelilinginya. Dia sangat malu, marah dan tersinggung dihina di depan umum seperti itu.

KAMU SEDANG MEMBACA
I Want To Be Rich [Ongoing]
FanfictionSetelah meninggal akibat penyakit kanker perutnya, Xiao Zhan menemukan bahwa dia telah menjadi seorang pengemis yang sangat kelaparan di Kabupaten Yong'an. *** Menjadi seorang pengemis yang sangat kelaparan membuat Xiao Zhan-mantan pewaris keluarga...