8. Saling Mengenal

2.6K 336 8
                                    

Wang Yibo berjalan pulang dengan perasaan campur aduk. Di satu sisi dia memiliki simpati pada Xiao Zhan dan ingin membantunya, tapi di sisi lain dia masih sedikit enggan jika menikah dengan Xiao Zhan yang baru saja dikenalnya kurang dari satu hari.

Sesampainya dia di rumah, Wang Yibo melihat Xiao Zhan duduk melamun dengan ekspresi kosong di wajahnya. Dia tidak melihat sosok adiknya.

Wang Yibo menghampirinya dan bertanya, "Di mana Erbo?"

Xiao Zhan tersadar ketika mendengar suara Wang Yibo. Dia mengangkat dagunya ke arah kamar tidur yang masih tertutup rapat. "Anak kecil itu ada di sana. Tampaknya dia tertidur saat menunggumu kembali."

Setelah mendengar jawaban Xiao Zhan, Wang Yibo berbelok ke kamar tidurnya dan membuka pintunya. Mata phoenix-nya menangkap sosok adiknya sedang tertidur pulas dengan jejak air liur di bantalnya.

Wang Yibo menutup kembali pintu kamarnya dan berjalan menghampiri Xiao Zhan. Dia mengambil bangku dan meletakkannya di depan Xiao Zhan, lalu duduk di atasnya. "Mari kita berbicara."

Xiao Zhan menganggukkan kepalanya sebagai respon dari ajakannya.

Dengan posisi duduk yang saling berhadapan, Wang Yibo mengawali pembicaraan mereka. "Setelah bertemu dengan Kepala Desa Zhang, Kepala Desa berpikir kau telah menjadi seorang budak dan dibeli olehku."

Xiao Zhan mulai mengerutkan keningnya dan ekspresi wajahnya perlahan berubah.

Melihat perubahan ekspresi dari Xiao Zhan, Wang Yibo kembali melanjutkan, "Tapi aku sudah menjelaskannya bahwa kau bukan seorang budak yang telah aku beli. Aku memberitahunya bahwa kau hanya seorang pengemis yang bekerja padaku."

Ekspresi kesal di wajah Xiao Zhan sedikit memudar. Dia berkata dengan penasaran, "Lalu apa yang dikatakan Kepala Desa Zhang?"

Wang Yibo menjawab dengan tenang, "Dia bertanya padaku apa kau tinggal denganku atau tidak. Jika kau bukan seorang budak, lebih baik tidak tinggal di desa lebih lama lagi."

Tubuh Xiao Zhan membeku mendengar perkataan Wang Yibo. Dia tidak mau hidup luntang-lantung di tempat asing ini.

Melihat reaksi Xiao Zhan, Wang Yibo diam-diam menghela nafasnya, lalu dia kembali melanjutkan, "Karena kau tidak mau menjadi budak dan tidak ada sanak keluarga di tempat ini, maka kau hanya bisa menggunakan cara kedua; menikah dengan penduduk setempat yang telah tinggal lebih sepuluh tahun."

Setelah mendengarnya, Xiao Zhan menjadi senang, kemudian berubah menjadi gugup ketika mengingat bahwa dia memiliki ide untuk menikah dengan Wang Yibo.

Xiao Zhan berpura-pura tenang dan berkata jujur, "Saudara Wang, sejujurnya aku juga memiliki ide yang sama dengan Kepala Desa Zhang."

Wang Yibo tanpa sadar memicingkan matanya, "Lalu dengan siapa kau akan menikah?"

Entah mengapa setelah bertanya, jantungnya berdetak lebih kencang. Hal ini membuat Wang Yibo sangat ketakutan.

Xiao Zhan mengedipkan matanya dan kegugupannya semakin kuat. Dia berdeham sebelum berkata jujur, "Sejujurnya, aku ingin menikah denganmu." Dia berhenti sebentar dan menatap langsung mata phoenix Wang Yibo, lalu melanjutkan, "Bisakah aku menikah denganmu, Saudara Wang?"

Setelah berhasil mengatakannya, Xiao Zhan menundukkan kepalanya. Dia merasa malu dan tidak berani melihat wajah tampan Wang Yibo. Jantungnya pun berdetak lebih kencang dari biasanya.

Seolah mendapat ilham, dia menyadari bahwa tampaknya dia memiliki perasaan terhadap Wang Yibo. Dia jatuh cinta pada pandangan pertama pada Wang Yibo.

Kebenaran ini sungguh mengejutkannya!

I Want To Be Rich [Ongoing]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang