Xiao Zhan berhenti sejenak sebelum akhirnya menambahkan, "Benih tanaman yang dijual oleh Mall Pertanian itu memiliki pertumbuhan yang sangat cepat saat aku menanamnya di lahan pertanian, tapi setelah dipanen sekali, tanamannya langsung mati."
Mendengar perkataan Xiao Zhan, Wang Yibo mengerti bahwa ada kekurangan dan kelebihan dari benih yang dijual oleh Mall Pertanian. "Apa hal itu juga berlaku di luar tempat pertanianmu?"
Xiao Zhan menjawab dengan jujur, "Aku tidak tahu apakah hal itu juga berlaku di luar tempat pertanianku, karena aku belum sempat mencobanya."
Wang Yibo menatap dengan ragu, "Bisakah kau membawa orang lain masuk ke tempat pertanianmu?"
Xiao Zhan membalas tatapannya yang tidak kalah ragu darinya. "Aku juga tidak tahu. Tapi aku bisa membawa benda keluar masuk ke tempat pertanian. Mungkin aku juga bisa membawa makhluk hidup."
Setelah mendengarnya, Wang Yibo dengan cepat mengusulkan, "Bagaimana jika kita mencobanya sekarang?"
Wang Yibo sangat penasaran tempat rahasia yang dimiliki oleh Xiao Zhan.
Xiao Zhan sedikit terkejut dengan semangatnya, "Mencobanya sekarang?" Dia bertanya untuk memastikan ucapannya.
"Ya, kita mencobanya sekarang," kata Wang Yibo, "Tunggu sebentar."
Setelah mengatakan itu, Wang Yibo berdiri dan berjalan masuk ke kamarnya untuk mengambil kotak kayu yang berisi semua uangnya. Kemudian, dia kembali ke tempat duduk Xiao Zhan dan menyerahkan kotak kayu itu pada Xiao Zhan.
Xiao Zhan menatap bingung pada Wang Yibo, lalu ke kotak kayu yang ada di depannya. "Apa ini?"
Wang Yibo menjawab dengan tenang, "Semua uangku ada di dalam kotak kayu ini. Aku ingin kau menyimpannya."
Xiao Zhan melebarkan matanya. Dia memegang kotak kayu itu seperti kentang panas yang diberikan padanya. "Apa kau yakin memberikan kotak kayu ini? Bagaimana jika aku membawa kabur semua uangmu?"
Wang Yibo menjawab dengan tenang, "Kau tidak akan melakukan hal itu dan aku memiliki kepercayaan padamu."
Xiao Zhan tertegun sejenak karena kepercayaan Wang Yibo padanya. Dia melihat kesungguhan dari tatapan matanya. "Kalau begitu, aku akan menyimpannya di tempat pertanianku."
Untuk menyimpan semua uang yang dimiliki oleh Wang Yibo, Xiao Zhan hanya berpikir untuk menyimpannya di jari emasnya karena tempat itu yang paling aman.
Wang Yibo mengangguk menyetujui keputusannya.
Setelah itu, Xiao Zhan berdiri sambil memegang kotak kayu dengan tangan kirinya dan memegang tangan Wang Yibo dengan tangan lainnya.
"Tutup matamu," suruh Xiao Zhan pada Wang Yibo yang masih menatapnya.
Wang Yibo dengan patuh menutup matanya. Detik berikutnya, dia merasakan suasana yang berbeda di sekitarnya. Tanpa disuruh oleh Xiao Zhan, dia membuka matanya dan melihat ke sekelilingnya.
Xiao Zhan menatap Wang Yibo sambil tersenyum, "Ternyata aku bisa membawamu masuk ke tempat ini."
Saat ini Xiao Zhan sangat senang karena dia berhasil membawa masuk Wang Yibo ke tempat pertanian jari emasnya. Sebelumnya, dia sangat takut jika dia gagal membawa masuk Wang Yibo dan akan mengecewakan pria itu.
Wang Yibo menoleh pada Xiao Zhan setelah puas melihat sekelilingnya, meremas genggaman tangan mereka, dan menatapnya dengan lembut. "Dan aku senang bisa masuk ke tempatmu."
Mereka saling memandang, lalu tertawa bersama.
Beberapa saat kemudian, Xiao Zhan mengajak Wang Yibo berkeliling tempat pertanian itu. Mereka mengawalinya untuk mengunjungi empat mu lahan pertanian. Xiao Zhan menunjukkan benih yang baru saja dia tanam pada Wang Yibo. Kemudian, mereka mengunjungi rumah pertanian.

KAMU SEDANG MEMBACA
I Want To Be Rich [Ongoing]
أدب الهواةSetelah meninggal akibat penyakit kanker perutnya, Xiao Zhan menemukan bahwa dia telah menjadi seorang pengemis yang sangat kelaparan di Kabupaten Yong'an. *** Menjadi seorang pengemis yang sangat kelaparan membuat Xiao Zhan-mantan pewaris keluarga...