#12

91 54 10
                                        

Hallowww, jangan lupa vote dan komen yaa!!

Beberapa hari berlalu dan tiba pada hari yang paling tidak di tunggu oleh seluruh siswa , dimana hari yang akan di laksanakan PAS (Penilaian Akhir Semester) telah dekat tepatnya h-2 PAS

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Beberapa hari berlalu dan tiba pada hari yang paling tidak di tunggu oleh seluruh siswa , dimana hari yang akan di laksanakan PAS (Penilaian Akhir Semester) telah dekat tepatnya h-2 PAS.

Kalula yang di tugaskan untuk membersihkan jendela beberapa ruangan bersama Melani dan teman-teman yang lain, itu sangat melelahkan. Saat ini Kalula sudah membersihkan jendela dua ruangan yang akan di gunakan untuk PAS, dan beralih pada ruangan ke-tiga atau terakhir untuk kelompoknya.

Kalula membersihkan dengan sedikit kata-kata umpatan yang keluar dari mulutnya karena banyak teman sekelasnya yang tidak mengerjakan dan hanya duduk mengghibahkan orang lain.

"Woy kerja, jangan duduk doang!" teriak Kalula kearah sekumpulan orang-orang yang duduk.

"Udah," jawab salah satu dari mereka.

"Ini belum selesai ya, lu aja kerjanya di ruang pertama doang!" teriak Kalula sudah kehabisan kesabaran.

Gadis yang di teriaki Kalula berdiri dan mengambil kain lap untuk mengelap jendela.

Cacing-cacing di perut Kalula sudah meronta-ronta untuk diberikan makanan, jadi Kalula memutuskan untuk pergi membeli makanan dan membiarkan teman-temannya yang menghabiskan mengelap jendela.

"Woy gas makan," ajak Kalula pada Melani.

"Gas!" Melani berjalan mengikuti langkah Kalula untuk pergi ke kantin.

Di perjalanan Kalula membuka suara "Benci banget jir sama tu orang tadi," ucap Kalula.
"Sumpah pengen gue pukul tadi," lanjutnya.

"Iya cok, udah nggak kerja malah duduk ghibah-in orang lagi," Melani juga merasa emosi karena jika dihitung dialah dan Kalula yang paling banyak mengelap jendela.

"Sini sayang!" teriak Arsen saat Kalula baru saja menginjakkan kakinya di kantin.

Kalula berjalan kearah Arsen, dan memerintahkan Melani untuk memesan makanannya.

"Sana pesan, gue soto ayam pake nasi sama es teh aja," ucap Kalula saat sampai di depan kantin.

"Dih, gue mulu," jawab Melani.

"Ayolah, sengku," jawab Kalula sembari memajukan bibirnya.

"Ok, sat," jawab Melani dan berjalan meninggalkan Kalula untuk memesan makanan.

Tak lama melani kembali dengan satu nampan yang berisi makanannya bersama Kalula, dan ia mendudukkan dirinya di samping Kalula.

Setelah itu mereka menghabiskan makanannya hingga tandas.

Dan kembali ke kelas untuk kembali melanjutkan aktivitas membersihkan area sekolah.

𝄞⨾𓍢ִ໋

Berbahagialah [TERBIT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang