Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hari terus berjalan, hubungan Kalula dan Melani, Kalula dan Arsen semakin renggang, ditambah lagi sekarang Arsen dan Kalula sudah pisah kelas, Kalula sekarang lebih dekat sama Langit dan Jendral, yang selalu menghiburnya kalau Arsen lebih mementingkan waktunya bersama Melani, dengan alasan tugas kelompok. Sekarang kesehatan Nesa semakin berkurang, ia lebih sering sakit-sakitan.
Hari ini Kalula ada tugas kelompok, dan sangat kebetulan ia sekelompok bersama Langit dan Jendral, mereka sudah memutuskan untuk mengerjakan tugas tersebut di rumah Langit agar Kalula mempunyai teman perempuan, kebetulan Arsen mempunyai adik perempuan.
Kalula baru saja tiba di rumah Langit, membawa buku dan beberapa catatan untuk mengerjakan tugas sekolah bersama. Ia sempat ragu saat hendak mengetuk pintu, tapi perasaan itu sirna begitu melihat Langit menyambutnya dengan senyum hangat. Ternyata di dalam sana sudah ada Jendral, namun, begitu mereka mulai berkumpul di ruang belajar, Langit dan Jendral dengan sigap langsung mengerjakan tugas yang sudah dibahas, sementara Kalula justru diajak Amara— adik Langit, ke taman belakang. Rupanya, Amara punya hal penting yang ingin diceritakan. Mereka berjalan perlahan ke taman yang sejuk, di mana angin sore menyapu lembut pepohonan. Duduk di bangku kayu, Kalula mendengarkan Amara dengan penuh perhatian.
"Kemarin aku ketemu Bang Arsen, kak, tapi sama itu tuh, si gatel," ucap Amara.
Kalula yang mendengar itu, langsung menoleh kearah Amara. "Dimana?" tanya Kalula.
"Di danau, tempat Bang Langit sering ajak aku kesana,," ucap Amara, "mereka terlihat sangat akrab," lanjutnya.
"Kamu nggak salah lihat kan?" tanya Kalula.
"Tanya aja sama Bang Langit, orang dia liat tapi, dia nggak nyapa ... yang tadinya aku mau healing sambil liat danau, tapi, itu semua sirna karena ada tuh gatel dua orang." Mengingat apa yang terjadi kemarin, membuat Amara sangat jengkel.
"Ayo, berdua aja, ya Kak! Gausah ajak Bang Langit ataupun Bang Al.
Kalula menanggapinya dengan senyuman. "Kaka kesana dulu, mau ngerjain tugas." Kalula berjalan masuk ke dalam rumah untuk mengerjakan tugas bersama Langit dan Jendral.
𝄞⨾𓍢ִ໋
Saat selesai mengerjakan tugas tersebut, Kalula menyuruh Amara untuk mengganti pakaiannya untuk pergi ke Danau bersama. Kalula mengendarai mobilnya yang di kursi penumpang udah ada Amara di sana. Kalula mengendarai mobil melewati jalan yang cukup ramai, hingga sampai di jalan yang sudah lumayan sunyi, tandanya sebentar lagi mereka akan sampai di danau.