09. Day 1 di pesantren

30.1K 973 32
                                        

| HAPPY READING |


"Ayla kenalin nama aku Farah, kita satu asrama." Ucap Farah memperkenalkan diri.

Ayla hanya mengangguk, rasanya ini mimpi. "Nah kita udah sampai di asrama, ayo masuk."

"Assalamualaikum." Salam Farah.

"Waalaikumsalam."

"Guys, ada teman baru nih." Seketika semua yang ada di asrama itu melihat kearah pintu.

"Ayla sini." Dengan malu-malu Ayla masuk ke asrama.

"H-hai." Ucap Ayla gugup.

"Ayo duduk, Ayla." Ucap salah satu gadis.

"Ayla kenalin gue Zahra."

"Aku Aulia."

"Aku Tasya."

"Kalau aku Ayana."

Mereka semua memperkenalkan diri dengan excited. Ayla membalasnya dengan senyuman. "Nama gue Ayla."

"Kita semua udah tau." Ucap mereka serempak lalu tertawa bersama.

****

"Ayla ayo kita sholat dhuzur." Ucap Farah.

Ayla yang sedang rebahan dikasur seketika langsung berdiri. "Nanti aja, far." Jawab Ayla.

Fara menatap Ayla horor. "Gak ada nanti, s.e.k.a.r.a.n.g." Tekan Farah setiap kalimat.

"Nanti aja far, gue juga lagi rebahan." Sahut Zahra.

Farah memandangi Ayla dan Zahra tajam. "Kalian kena hukum, jangan salahin aku ya!" Setelah mengatakan itu Farah pergi meninggalkan mereka.

Ayla melotot, apa tadi dihukum? bisa gawat kalau Ayla dihukum, kan gak lucu baru masuk udah kena hukum aja. Apa kata orang nanti?

"FARAH TUNGGUIN GUE." Teriak Ayla.

Ayla ikut menyusul Farah dengan tangan memegangi mukena, melihat itu Zahra pun ikut menyusul mereka. "Woi tungguin." Teriak Zahra.

Selama mereka berjalan, sesekali Ayla melihat sekelilingnya pesantren itu. "Kok gaada santri cowok?"

"Ada Ayla, santriwan sama santriwati dipisah." Ayla hanya mengangguk.

****

Setelah dari masjid, mereka bertiga langsung ke asrama. Sekarang jam istirahat.

"Nih ya Ayla, gue kasih tau ustadz sama ustazah yang galak disini." Ucap Zahra.

"Ustadzah Feby, dia yang paling galak Ayla! gue pernah dihukum dan hukumannya gak kaleng-kaleng." Heboh Zahra. Zahra langganan dihukum oleh ustadzah Feby.

"Kalau ustadzah dia aja. Nah kalau ustadz ada ustadz Rayyan. Dia tegas banget, waktu itu ada santri yang tidur dijam pelajaran dia. Lo tau? santri itu disuruh berdiri dilapangan sampai jam istirahat."

"Nah terus, Gus Athar. Beliau paling tegas, bisa dibilang sebelas dua belas sama ustadzah Feby, tapi Gus athar masih ada sedikit rasa kasihan."

Ayla jadi takut membayangkannya. Pantas saja orangtuanya mewanti-wanti untuk tidak melanggar peraturan. "Gus? apa itu?" Ayla merasa asing dengan sebutan gus.

ATHARLA [REVISI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang