2. Abraham's.

615 44 2
                                        

A COMPANY merupakan suatu perusahaan ternama dan no 1 di Indonesia. Bukan hanya terkenal di dalam negeri saja perusahaan itu dikenal di seluruh negara Asia dan Eropa bahkan sudah mempunyai cabang di Amerika. Perusahan ini dimiliki oleh Sebastian Abraham dan sekarang perusahaan itu dipimpin oleh anak sulungnya yaitu Marseno Abraham.

Abraham family dikenal sebagai keluarga terpandang bahkan sang kepala keluarga Sebastian Abraham termasuk kedalam 10 orang paling kaya di dunia bisa dibayangkan betapa banyak harta yang dimiliki keluarga tersebut. Sebastian mempunyai suami bernama Arsetheo Abraham dan dua orang anak. Anak sulungnya bernama Marseno Abraham yang sekarang berusia 30 tahun berperawakan tinggi, kulit putih, bermata sipit dan tentu saja paras tampan nya  turunan dari kedua orangtua nya.
Sedangkan anak keduanya atau anak bungsunya bernama Jeffrian Abraham berusia 28 tahun, ia lebih mirip dengan Papa nya, mempunyai mata yang bulat, bertubuh tinggi dan Jeff ini tentu saja tidak kalah tampan dibandingkan dengan kakaknya. Dengan wajah tampannya inilah yang membuat ia banyak disukai oleh wanita maupun pria. Ia dapat dengan mudah mendapatkan kekasih atau teman kencan yang membuatnya menjadi seorang playboy yang pacarnya berada di mana-mana.

-----

Malam itu dikediaman keluarga Abraham cukup tentram biasanya setelah makan malam keluarga ini akan selalu berkumpul di ruang keluarga saling menghabiskan waktu, memakan cemilan sambil berbincang mengenai hal yang penting maupun tidak penting.

"Kudengar tadi kau ada meeting dengan One Corp, bagaimana apa berjalan dengan lancar Mars?" menurut Jeff inilah contoh pembicaraan yang tidak penting yaitu pembicaraan mengenai perusahaan, daripada mendengar hal ini lebih baik ia memainkan handphone nya dan membalas pesan-pesan yang masuk itu lebih penting baginya.

"Tentu saja Ayah sekretaris ku sangat membantuku, ia membuat Tuan Ohm menyetujui kerjasama kita."

"Sekretaris Kalandra bukan? Ia bekerja dengan sangat baik yah tidak salah Ayah dan kamu merekrutnya Mars."

"Iya Papa dia dapat membujuk seseorang dengan cepat kurasa itu keahliannya. Jeff tadi aku mengirim project untuk kau desain kau sudah melihatnya?" Mars bertanya pada adiknya sedangkan orang yang ditanya masih fokus dengan handphonenya.

"Jeff Kakak mu bertanya bisa letakkan dulu handphonenya." Theo mengingatkannya

"Sudah Kak nanti aku kerjakan desain nya ketika aku tidak sibuk." Jeff menjawab sambil menaruh handphone nya ke meja.

"Sibuk membalas pesan dari pacar-pacar mu bukan?" Seb menyela
"Apasih Yah aku tadi membuka email yang dikirim Kakak. Lagipula aku memang tidak punya pacar itu hanya teman kencan saja."

"Pacar atau teman kencan bagi Ayah itu sama saja. Bisakah kau tidak membuat reputasi keluarga kita menjadi buruk Jeff? setidaknya jangan membuat nama mu dikenal jelek karena berkencan dengan banyak orang."

"Iya Ayah tenang saja sekarang teman kencanku hanya sedikit." Jeff rasa kalau dia tidak salah menghitung orang yang berkencan dengannya sekarang ada sepuluh orang, itu sedikit bukan? iya kan?
Mars menggelengkan kepalanya mendengar jawaban Jeff, adiknya memang selalu bercanda dan tidak pernah serius.

"Jeff berhenti menjadi seorang player  Papa juga tidak menyukainya, cobalah untuk menjalin hubungan dengan serius dan mulai berkencan dengan orang yang kau sukai."
"Iya Papa."

Jeffrian Abraham memang berbeda dari Kakaknya. Ia lebih keras kepala dan tidak pernah serius mengenai hal apapun mungkin karena ia anak bungsu dan keluarga nya terlalu memanjakannya apalagi Papanya.

Sweet Scenario [JESBIBLE]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang