SOSOK BERBAJU PUTIH

389 18 0
                                        





Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Halo halooooo setelah baca yang 1 bab lagi yukkk baca yang bab ini jugaa karena Saya update 2 bab sekaligus.

Jangan lupa votee
















Ambil baiknya buang buruknya.
















                 HAPPY READING 🧡









Hɑtimu, dirimu, hidupmu, semuɑnyɑ milik Allɑh. Mɑkɑ, untuk segɑlɑ rɑsɑ sedih, kecewɑ, pɑtɑh hɑti, gundɑh gulɑnɑ dɑn segɑlɑ perɑsɑɑn lɑinnyɑ hɑnyɑ bisɑ disembuhkɑn oleh-Nyɑ .

“ Mungkin mɑnusiɑ bisɑ mengobɑti lukɑmu , tɑpi ingɑt, hɑnyɑ Allɑh lɑh yɑng dɑpɑt menyembuhkɑn lukɑmu. ”

••[Azahra Gevanya Auristella]




Malam tiba. Grasak-grusuk angkasa meraba samping serasa kosong, tak ada istrinya. Ia membuka perlahan matanya yang masih melekat dan terasa berat.

Melihat jam yang ada disampingnya, menunjukkan pukul 3 pagi, melihat kesamping yang sudah tidak ada lagi istrinya. Panik bukan main ia segera memeriksa seluruh kamar. Mulai dari kamar mandi, ruang lemari baju, tak kunjung menemui istrinya.

"Zahra"

"Sayang dimana?"

"Disini?" tanya angkasa saat melihat isi kolong meja rias istrinya.

"Disini? gak ada juga"

"Sayang kamu dimana?"

Mencoba mencari di lantai satu. Mulai dari ruang kerja nya, taman, kolam renang, ruang tv, tetap saja tidak menemukan istrinya.

BRAK!!!

"ALLAHU AKBAR" pekik angkasa, angkasa  menoleh ke belakang, ke arah sumber suara. Khawatir ada maling atau hal lain yang tidak diinginkan.

Dengan Perlahan dia menuju dapur dengan cara mengendap-endap. Badannya seketika menjadi dingin, matanya melotot sempurna saat melihat sosok putih dengan rambut terurai panjang.

"Astaghfirullah, maaf saya gak sengaja liat rambut kamu. Pakai hijab makannya... eh iya gak bisa kan setan"ujar angkasa

Angkasa dengan cepat membacakan ayat kursi dengan lantang, agar setan itu kepanasan. Membalikkan tubuhnya saat mendengar lantunan ayat yang angkasa  bacakan.

Muka yang tertutupi rambut, menghampiri angkasa perlahan. Perlahan angkasa melangkah mundur dengan tangan yang satu menutupi matanya.Bukan takut justru la tak mau melihat setan itu karna dia akan melihat rambutnya.

"Masih gak mau pergi juga hah?!" emosi angkasa. Semakin mendekat dirinya ke angkasa, tanpa tak sengaja angkasa menoyor jidat setan tersebut.

"Mas!" Ujar  zahra memegang jidatnya.

Angkasa membuka matanya perlahan,

saat mengenali suara itu. "HUH?" "SAYANG?" senang angkasa namun sedikit loading lalu memeluk angkasa.

"lepas dulu mas!!"

"Gak, gak mau. Kamu gak di apa-apain sama setan tadi kan sayang?"

"Setan apanya? ngaco kamu! mana ada setan!"

"Tadi ada setan sayang, pake dress putih selutut terus rambutnya diurai"

Zahra mendengus napasnya kasar. mengenali ciri-ciri itu ada pada dirinya. Mendorong tubuh angkasa sekuat mungkin.

DIALAH TAKDIRKU [SELESAI]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang