NGIDAM ANEH

372 17 0
                                        

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Halo semua, bagimana kabarnya? Baik, allhamdulilah...

Maaf ya kalau baru update, soalnya baru ada waktu luang sekarang. Untuk Minggu ini saya update 1 bab dulu yaa insyaallah nanti secara bertahap akan saya update 2 bab sekaligus.

Btw kalau Book "Dialah Takdirku" selesai kalian mau lanjut in ke book Universe nya Zaky dan Liana atau Arthan dan Alysa? Komen di bawah yaa insyaallah nanti kalau mau akan ku buatkan book mereka juga kalau kalian penasaran sama kisah mereka. Karena di universe ini saya cuman spill tipis" doang.


Silahkan tinggalkan vote dan sahre sebanyak-banyaknya yaa.








HAPPY READING 🧡




Syaikh Ahmad Ar-Rifa'i

لَا تَجْعَلْ قَلْبَكَ سَجْنًا لِمَنْ ظَلَمَكَ، أَطْلِقْهُ بِالْعَفْوِ، فَالْقَلْبُ الْمُعَافِي هُوَ عَرْشُ نُورِ اللّٰهِ

"Janganlah hatimu terikat oleh orang yang menyakitimu. Bebaskanlah dengan maaf, karena hati yang penuh ampunan adalah singgasana bagi Nur Allah."













Keesokan harinya Zahra ingin sekali balapan motor bersama Angkasa Entah bawaan dari dirinya sendiri atau dari anaknya.

"Mas!" teriak Zahra Dari Ruang tamu yang asik menonton tv sendirian. Sedangkan suaminya itu ada di Ruang kerjaannya yang tak jauh dari Ruang tamu, tujuannya agar Angkasa bisa memantau istrinya.

Angkasa berlari terburu-buru meninggalkan pekerjaannya, "Kenapa sayang? ada apa? perutnya sakit? mau muntah" panik angkasa.

Zahra menggelengkan kepala sambil cemberut layaknya seorang anak kecil yang ingin meminta sesuatu.

"Aku kayaknya ngidam deh mas" ucap zahra ngasal

"Mau apa? biar mas yang beliin"

"Aku tau Kamu pasti gak bakalan mau" cemberut zahra memainkan jari-jari cantiknya

Angkasa meraih dan menggenggam kedua tangan Zahra berlutut di depannya, merendahkan tubuhnya agar sejajar dengan perut zahra.

"Anak Abi mau apa hmm?" tanya angkasa lembut mengusap perut angkasa.

"Mau naik motor Abi" ucap zahra mengikuti suara anak kecil.

Angkasa menjauhkan telinganya dari perut zahra dan mendongak memastikan ucapan istrinya barusan.

"Maksudnya gimana?" tanya angkasa tak mengerti.

" Aku mau naik sama motor sama Kamu yukkk yukkk" rengek Zahra.

"Tapi aku yang di depan kamu di belakang ya?"

"Enggak" tolak angkasa dengan cepat.

Zahra cemberut melipatkan kedua tangannya di dada, menatap tajam ke arah angkasa.

"Ah tuh kan" ucapnya sambil melotot ke suaminya, angkasa tak ingin bersikap terlalu lembut lagi kepada istrinya, ia harus tegas dalam menjaga istrinya dan anaknya.

"Gak" lalu meninggalkan Zahra, dan kembali mengerjakan pekerjaan yang la tinggal tadi zahra bangkit dari duduknya dan mengikuti suaminya dari belakang sambil menghentak-hentakan kakinya.

"Mas ayooo" rengek zahra menggoyangkan lengan suaminya. Angkasa tak acuh ia tetap melanjutkan pekerjaannya walaupun diganggu istrinya dengan berbagai cara.

"Mas ihhh ini kemauan dedeknya, ayoooo dong. Ya mas ayoo" ujarnya dengan frustasi.

"Enggak" tegas Angkasa dengan muka datarnya.

DIALAH TAKDIRKU [SELESAI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang