Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh, halo semua bagaimana Kabarnya? Baik, Allhamdulilah.
Jadi hari ini saya update untuk book Mas Angkasa dan Mba Azahra ya. Dan ini akan menjadi akhir book Mereka Alias menuju ending. Sebelumnya Saya sangat berterimakasih buat semua para readers yang sudah support dari awal sampai akhir book ini. Semoga dari kisah mereka ini kalian bisa memetik sepenggal pembelajaran dari setiap bab yang saya sajikan dan menambah ilmu untuk kalian semua.
Walaupun book ini telah tamat, tapi untuk extra chapther akan saya sajikan secara rinci dan juga rapi dan tentunya 2 Extra chapther Yang saya publish ya. Jadi tetap pantengin terus, terimakasih.
Ambil baiknya buang buruknya.
HAPPY READING 🧡
Ada badai yang Allah izinkan datang agar kita berhenti sejenak, menunduk, lalu kembali menyadari bahwa arah hidup ini tak selalu seperti yang kita inginkan.
Terkadang, angin kencang itu justru menghapus jejak yang salah, merobohkan sandaran yang rapuh, dan membersihkan jalan yang selama ini tertutup oleh ambisi dan kelalaian kita.
•[ Angkasa Al-Zyan Ustman]
Allah ku,
Ini lebih dari yang aku minta.
Terima kasih, aku sangat bersyukur atas segala nikmat yang Engkau berikan untukku. Maha suci Allah, Engkau tetap mengabulkan doa yang selalu aku langitkan, meski aku seorang pendosa hebat.
•[Azahra Gevanya Auristtela]
matanya menyapu ruang tamu yang mendadak hening. Tak ada jejak bocah yang selalu membuat rusuh seisi rumah. Askara nama tengah yang gabungannya berasal dari nama kedua orang tuanya.
Askara benar-benar sama persis seperti sang Abi. bak Kembar yang serupa tapi tak sama, dan tak pernah bisa ditebak kemana arah kaki kecilnya mereka melangkah.
Azahra menengok melihat Interaksi antara Anak dan ayah itu, lalu tanpa sadar kedua belah bibirnya menyunggingkan sebuah senyuman tipis.
Azahra merasa bahwasanya hidupnya sempurna karena kehadiran sang putra dk tengah-tengah Angkasa dan Azahra.
Tiba-tiba langkah kecil berhenti di ambang pintu. "Ummi..."
Seorang anak laki-laki berdiri, mengunakan baju koko berwarna hitam lengkap dengan peci di kepalanya. Wajahnya tampan persis seperti sang Abi, dari sana saja cukup membuat siapa pun paham akan wajah kecil tampan yang menawan.
"Askara.." Azahra langsung menghampiri, berjongkok sejajar. "Sudah selesai mengajinya dengan Abi nak?" Sang putra pun mengangguk.
"Abi dimana?" tanyanya lagi, kali ini sambil melirik kanan kiri. Tapi sang suami belum juga muncul.
Askara tak bicara. Hanya mengangkat tangan kecilnya dan menunjuk ke arah halaman depan. Azahra berdiri menggandeng tangan putrinya.
"Ayo," gumamnya, pelan tapi khawatir. Askara ikut menyusul dari belakang. Dan saat mereka tiba di luar, Azahra tersenyum. Ternyata sang suami tengah membaca buku taman belakang rumah mereka.
"Ayo, kita susulin abi yuk? " ucapnya lirih, tangannya mengandeng tangan sang putra.
Seorang pria duduk di sana. Membaca buku sama sekali tidak terusik sedikit pun, memakai kemeja putih yang di gulung sampai ke siku dan kaca mata yang bertengger di hidung putihnya, yang membuat kesan keren dari atas sampai ujung celana.
"Abi!" teriak sang putra berlari menghampiri sang Abi . Angkasa lalu menoleh langsung meletakkan bukunya dan menyambut kedatangan sang putra.
Angkasa lalu mengangkatnya perlahan. "Kara.. Tadi ngapain aja sama ummi, nak?" tanyanya pelan sembari mencubit ujung hidung sang putra.
KAMU SEDANG MEMBACA
DIALAH TAKDIRKU [SELESAI]
Novela JuvenilSERIES 2 OF GUS REYHAN UNIVERSE ANGKASA-AZAHRA HATI-HATI TYPO BERTEBARAN ‼️ Start: 13 September 2023 End: 30 November 2025 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Ada baiknya baca deskripsi ceritanya dulu yee, biar tau alurnya. Cerita ini ada...
![DIALAH TAKDIRKU [SELESAI]](https://img.wattpad.com/cover/352167226-64-k58661.jpg)