Chapter 4 ( Selena Intro)
🍓 Happy reading 🍓
Brum..
Brum..
Suara deruman motor kedengaran di seluruh halaman sekolah menandakan Nathaniel yang dijuliki 'Lucifer' telah memasuki perkarangan sekolah.
Eh tapi ada yang aneh! Ada seseorang yang duduk di boncengan motor sport nya terlebih lagi orang itu cewek!! Para anak cewek mulai memekik heboh melihat kejadian langka itu.
Sungguh sangat langka, seorang Nathan membonceng cewek! Semua orang tau Nathan tidak pernah mengizinkan orang lain untuk duduk di atas motor kesayangan nya. Anak-anak mulai kepo. Memasang ekpresi 'siapa itu'. Menunggu saat gerangan cewek yang berjaya duduk di boncengan seorang Lucifer membuka helm nya.
"ckk, gue kan udah bilang. Turunin gue di simpang. Bandel banget lo, gak liat tuh orang orang pada liatin gue!" Nadine berdecik sebal.
Nathan mengedarkan pandangan nya, pemandangan seperti iti sudah biasa bagi nya. Tapi iya, hari ini anak-anak terlebih kepo untuk tahu siapa gerangan gadis itu!
Tapi-tapi.. dia mah bodo amat! Nathan hanya menggidik kan bahunya tanda dia tidak perduli.
"Turun lo, sampe kapan lo mau duduk di situ." ucapnya sambil membuka helm di kepala nya.
"Iya bawel! Ini juga mau turun.. kalau lo gak maksa buat bareng, hari gue gak akan sesial ini! Pagi-pagi udah jadi tontonan anak-anak..! " jawab Nadine ketus, membebel panjang melangkah turun dari atas motor. Baru dia hendak melangkah pergi, tas nya suda di tarik dari belakang.
"Buka helm nya dulu," ujar Nathan mencegah langkah Nadine
"Nggak mau..!" kekuh Nadine berubah panik memegang helm yang masih terpasang di kepalanya.
"Sini lo, ikut gue.." ujarnya lagi menarik lengan kekar milik Nathan.
Lantas saja para penonton memekik histeris dengan kejadian itu. Apalagi para fans bar bar si Lucifer.
'astagaaa tuh cewek siapa sih, berani banget dia sentuh lucifer'
'Uahhhh Nathan ku. Tidakkk!!'
'Nathan, my heart is hurt'
'Nathan kamu selingkuhin kita para fans mu'
Sorakan dari para fans bar bar nya tidak menghentikan langkah kedua orang itu. Nadine membawa nya ke satu sudut yang terlihat sepi.
Lalu dia pun membuka helm dari kepala nya dan menyodorkan helm itu kepada pemiliknya.
"Nih helm lo. Makasih buat tebengan nya. Tapi besok besok biar gue berangkat sendiri. Lo nggak liat tuh fans bar bar lo. Mati gue kalo mereka tau itu gue yang di bonceng sama lo," bebel Nadine sambil membetulkan rambut nya.
Nathan hanya menatap nya datar. Tanpa menjawab perkataan Nadine dia berlalu pergi.
"huhh, dasar cowok aneh!" gerutu nya menghentakkan kedua kaki nya menggeram sebelum dia berlalu pergi menuju kelas.
Begitu tiba di kelas, Nadine di sambut dengan tatapan penuh tanda tanya oleh teman sekelas nya. Namun Nadine hanya membuat muka datar dan melengos duduk di bangku nya.
Satu orang siswa datang menghampiri nya "lo siapa, anak baru ya ?" tanya siswa itu. Dia adalah Andika si ketua kelas.
Nadine melirik nya sekilas, "gue Nadine" jawabnya acuh.
"Oh nadine, huh!! apaaa!! Nadine!!" raut wajah nya yang biasa berubah seperkian detik memekik heboh membuat atensi kelas menuju ke arahnya.
"ckk, berisik!" ketus Nadine menatap tajam Andika.
KAMU SEDANG MEMBACA
Antagonist Secret Wife
Teen Fiction( ON REVISION ) Nadia Akhbar seorang pelajar universiti. Jiwa nya tiba tiba termasuk ke dalam satu novel "My Girl Selena". Lebih parahnya dia menjadi watak sampingan yang memegang watak 'isteri rahsia sang antagonis'. Dia menjadi Nadine Celeste, se...
