Chapter 3

136K 4.6K 75
                                        


Chapter 3 (Nadine-Nathan)

                 🍓 happy reading 🍓

___________________________________________

Deg

Mata keduanya bertemu. Masing-masing terdiam di tempat.

'Dia nadine? Ada yang berubah!' 

'Wajahnya!! Sejak kapan dia cantik?'

'Apa dia benaran Nadine? Cewek yang gue nikahin 2 minggu kemarin?' 

Nathan terus membatin dalam hatinya. Matanya tidak lepas dari memandang wajah gadis yang duduk di hadapan nya.

'Sialan, ni anak ganteng banget ya tuhan.'

'Apa waktu dia di ciptakan, tuhan lagi senang hati.'

'Duhh liat tuh matanya tajam banget. Anak matanya warna hijau anjir!'

'Nadine sialan, suami lo ganteng gini, tapi tampilan lo kek gembel sial! Pantes aja suami lo gak cinta ama lo!' 

Beda hal nya dengan Nathan yang panasaran, Nadia pula menggerutu, memuji dan kesal dalam hatinya.

"Ekhemm.. ma-makan," ucap Nadia tergagap memecahkan keheningan.

Nathan membuyarkan lamunan nya. Dengan cepat di mengalihkan pandangan nya. Lalu mengambil nasi dan lauk ke dalam piring. Hal yang sama dilakukan oleh Nadia. Keduanya makan dengan tenang tanpa adanya suara.

Selesai makan, Nadia terlebih dahulu berlalu dari sana dan masuk ke kamar nya. Dia merasa canggung duduk berduan dengan laki-laki itu.

"Besok gue sekolah, dan besok juga Selena akan jadi anak baru. Dan akan ketemu sama Nathan."

"Apa gue biarin aja ya mereka ketemu. Tugas gue kan tinggal mastiin si Nadine gak mati."

"Di novel gak dijelasin kenapa Nadine sama Nathan bisa nikah muda. Cuman di bilang mereka dijodohkan, tapi gada alasan yang jelas."

"Author nya gimana sih, gak jelas banget!"

"Huh, capek banget!! Uda enak-enaknya hidup gue jadi mahasiswi ehh malah masuk ke dunia novel jadi isteri yang bakalan mati terus lebih parahnya jadi anak SMA! Apes banget hidup gue!"

Nadia terus menerus bergumam sendiri sembari berbaring di atas kasur nya.

Tok

Tok

Tok

"Aduh siapa sih, ganggu banget!" ucapnya berdecak. "Ini pasti Bik Mina, mau apa lagi sih, gak bisa apa biarin gue sebennntarr..... aja," keluhnya mendesah.

"Masuk aja bik," jerit nya dari dalam. Kini posisi nya baring tengkurap dengan kepala nya di miring kan membelakangi pintu kamarnya.

Ceklek

"Ada apa bik?" tanya nya tanpa menoleh.

"Gue mau ngomong," terdengar suara serak dan kasar masuk gegadang telinganya.

'Kok kayak suara cowok. Itu bukan suara bik Mina. Jangan jangan-" Batin Nadia. Sontak dia menoleh. Mata nya membulat melihat sosok Nathan yang berdiri di pintu kamarnya.

'NATHAN! Ngapain dia kesini!' 

Dengan cepat dia bangun dari posisi nya dan duduk bersimpuh, "masuk aja." ucapnya memasang muka datar.

Nathan berjalan mendekati gadis itu lalu mendaratkan pantat nya di tepi ranjang. Matanya tidak lepas dari menatap Nadine.

Dia meneliti setiap inci, penampilan baru isterinya. Muka nya terlihat cantik tidak seperti biasanya suram dan kelam.

Antagonist Secret WifeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang