Episode 7

106K 3.4K 82
                                        

Chapter 7 (Alur berubah)

🍓 Happy Reading 🍓

Keesokan paginya, Nadine melakukan rutinas nya seperti biasa. Dan berangkat ke sekolah di hantar oleh supir pribadin tanpa menunggu Nathan.

Pria itu seperti nya tidak pulang semalaman. Entah lah, Nadine malas mengambil pusing. Fikirnya lebih baik jika dia mengurangkan interaksi dengan cowok itu.

Setiba nya di sekolah, Nadine yang turun dari mobil mendapat perhatian murid yang ada di sekitar area. Bisik-bisik mulai kedengaran tak kurang juga yang berbicara terang-terangan.

Disana juga ada Nathan bersama para sahabatnya. Marvin, Arlan dan Antonio.

'Siapa sih, anak baru kah?'

'Cantik banget tuh cewek'

'Waduh bertambah lagi cecan di sekolah'

'Saingan lo nambah Cla'

'Tapi kayak kenal deh'

'Iya mukanya kayak familiar gitu'

Nadine melangkah kan kaki, mengabaikan bisikan dan suara yang sempat singgah di gegadang telinganya.

Kemarin perubahannya tidak terlihat karna dia datang bersama Nathan dan menyembunyikan wajahnya di sebalik helm dan dia menghindar dari kerumunan sehingga pulang sekolah.

Matanya menangkap kelibat suami laknat nya di ujung parkiran.

'cihh, pagi pagi udah tebar pesona. Untung ganteng' bebel Nadine dalam hati.

Tanpa menoleh sedikit pun dia berjalan melintasi geng Nathan. Namun jalan nya di halang oleh salah satu nya. Nadine sempat melirik sekilas pada suaminya yang duduk bertenggek di atas motor sportnya.

"Hello cantik. Lo anak baru ya?" ujar Arlan. "Bole kenalan gak?" imbuhnya lagi.

Nadine membuang muka malas, "Gue bukan anak baru. Dan sorry gue gak minat buat kenalan!!" jawab nya ketus berlalu pergi.

Nathan tersenyum tipis melihat reaksi sang isteri. Merasa puas.

Arlan tercengang. Seumur hidupnya belum ada lagi cewek yang berani menolak pesona nya.

"wahh, songong banget tuh cewek!" ujar nya kesal.

"Hahahaha, buaya kelas kakap di tolak. Rasain lo!" ejek Anton tertawa besar.

"Itu Nadine, anak kelas 2," jelas Marvin.

"Nadine si culun?" jerit Arlan kaget.

"Wihh serius! Gila gak nyangka ternyata dia cantik juga." imbuh Anton menatap punggung Nadine yang kini menjauh.

"Jangan ganggu dia, she's mine!" ucap Nathan tegas.

Sontak ketiga cowok itu menoleh menatap nya kaget. Sangking kagetnya Anton sampe terjungkir dari atas motornya.

"Serius lo Nat?" ucap Marvin kaget.

"wih paketu main claim aja. Nikung sahabat sendiri lo," ujar Arlan.

"Anj- pantat gue sakit. Elo sih Nat..gaje lo. Emang nya lo kenal sama tuh cewek," tanya Anton yang berdiri dari jatuhnya.

"Hmm.." balas Nathan singkat, mengabaikan pertanyaan mereka. Malahan dia melengos pergi meninggalkan para sahabatnya yang masih tertanya-tanya.

"Si boss akhirnya tertarik ama cewek. Kirain selama ini dia homo.." celetuk Anton.

Pluk...

Arlan menggeplek kepala sahabatnya, "bege, kalo dia homo lo udah gak perjaka lagi," sahut nya terbahak.

Antagonist Secret WifeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang