Chapter 8 (Lucifer)
🍓 Happy Reading 🍓
"Lucifer datang!!" jerit seorang siswa membuat atensi para penghuni kantin menoleh ke arahnya. Seketika suasana canggung yang dibuat oleh Clara bertukar menjadi heboh.
"Apaaa!! Tumben banget lucifer nginjak kaki ke kantin!!" pekik seorang siswi.
"Mereka datang woiii!!!" Jerit siswa yang tadi.
Kedatangan Nathan dan kawan-kawan nya di sambut pekikan heboh daripada para siswi yang kegatalan. Ganjen!!!
'Huaaa ayang ku Nathan datang'
'Mimpi apa gue semalam, Nathan datang ke kantin'
'Ya tuhan, lucifer mu ganteng banget!!'
'Eh eh eh dia mau ke mana'
'Apaaaa!!!'
"ckk, emang nya kita halimunan. Kenapa cuma pak boss yang di teriakin sih," gerutu Arlan kesal. Dasar fakboii!!
"Lo gak ada apa dibandingan sama Nathan.." balas Marvin terkekeh.
"Sadar diri lo begee.." celetuk Anton.
Nadine mengerutkan kening nya melihat Nathan yang seolah datang mendekat ke arahnya. Netra manik mata hijau nya terkunci ke arahnya. Membuat dia gelagapan.
'jangan bilang dia mau kesini..' batin Nadine.
"Adin, apa cuma gue yang ngerasa si Nathan berjalan ke arah sini ya," celetuk Mina.
Buk..
Nathan melabuhkan pantat nya tepat di samping Nadine. Membuat para siswi menjerit histeris. Begitu juga dengan para sahabat nya yang duduk sejajar berhadapan mereka.
"Astagaaa..!" pekik Mina mengatup mulut. Demi apa, keempat-empat pentolan sekolah kini duduk semeja dengan nya!
'Sialll!!' umpat Nadine dalam hatinya.
Nadine menatap tajam pria yang baru saja duduk di samping nya. Jari nya mencubit paha cowok itu di bawah meja.
"Lo kenapa kesini anj-!" umpat nya kesal.
"Cubitan lo gak ngaruh. Dan gak bole ngomong kasar.." balas Nathan memukul pelan bibir gadis itu.
"HUWAAA!!!" sekali lagi jeritan histeris kedengaran di kantin.
"Astagaaa Adinnn!" jerit Mina yang duduk di sebelah nya.
Nadine membulatkan matanya dengan perlakuan Nathan. Lantas saja dia mengedarkan pandangan ke setiap penjuru kantin.
"Lo ngapain sihhh," bisik Nadine mengetap gigi nya.
"Apa?" beo Nathan mengabaikan tatapan tajam isterinya. Pura pura sibuk bermain hp.
"Ya lo kenapa ke sini. Lo mau gue di buli satu sekolah," ucap Nadine masih berbisik.
Astagaa baru saja dia berencana untuk tidak menonjolkan diri. Tapi rencananya hancur berantakan sama si Lucifer. Nadine menghela nafasnya.
Tiba tiba sekumpulan siswi datang mendekat.
"Nathan dia siapa? Kok kamu duduk sama dia sih.." protes siswi bertanda nama Alen.
"Iya, mending kamu duduk sama kita aja," jawab yang satu nya lagi.
"Ngapain duduk sama cewek aneh kayak dia. Heh lo siapa sih, berani banget lo dekat-dekat ama Nathan!" ucap nya menunjuk muka Nadine.
KAMU SEDANG MEMBACA
Antagonist Secret Wife
Teen Fiction( ON REVISION ) Nadia Akhbar seorang pelajar universiti. Jiwa nya tiba tiba termasuk ke dalam satu novel "My Girl Selena". Lebih parahnya dia menjadi watak sampingan yang memegang watak 'isteri rahsia sang antagonis'. Dia menjadi Nadine Celeste, se...
